Oleh : Rio Scj.
“Setialah, Deus caritas est.” Rio, Scj.
Sering orang bilang cinta itu tidak bersyarat, menurut saya itu kurang tepat. Jika kita ingin cinta bertahan sampai tua, hendaknya setia hingga akhir hidup. Syaratnya adalah: komitmen, komunikasi, dan kesabaran.
Komitmen: sebuah komitmen untuk tetap setia di saat suka maupun duka, senang maupun susah, ada uang atau tidak, berhasil atau gagal, dan saat sehat maupun sakit. Tetap setia dan tidak mendua atau berpaling dari dia.
Komunikasi: komunikasi bukan ‘head to head’, ‘mouth to mouth’, melainkan ‘heart to heart’. Berbicara dari hati ke hati untuk saling jujur dan terbuka. Membicarakan semua itu bersama dengan sikap dewasa.
Kesabaran: mengalah bukan berarti salah. Tapi hal itu menunjukkan diri kita yang memilih mengalah, daripada perang dunia ke tiga. Mengalah daripada terjadi yang lebih parah.
Bersikap tenang dibilang tidak berwibawa, tapi hati penuh kasih dan cinta. Tidak masalah dibilang suami takut istri, daripada melakukan KDRT setiap hari. Tidak masalah dibilang kurang tegas, karena mencari yang bijak jalan tengah. Deus caritas est.
Deo gratias.
Edo/Rio, Scj

