Oleh : Rm. Petrus Santoso SCJ
[Red-Joss.com] Jangan menghina, meremehkan, bersikap tidak peduli terhadap orang miskin. Tapi hendaknya kita memanusiawikan dan memuliakan mereka.
“Rather, when you hold a banquet, invite the poor, the crippled, the lame, the blind; blessed indeed will you be because of their inability to repay you. For you will be repaid at the ressurection of the righteous” (Lk 14:13-14).
Hati-hati! Jangan menghina orang miskin. Mereka sudah menderita agar tidak dibuat menderita lagi, karena kata-kata, sikap, tingkah laku, dan penghakiman kita.
Jauhi untuk meremehkan orang miskin, karena mereka ada di posisi yang rendah. Sehingga tidak pantas, jika kita bersikap buruk terhadap meteka.
Alangkah bijak, jika kita tidak membiarkan orang miskin itu. Mereka perlu dibantu, diperhatikan, dan kita terima apa adanya.
Muliakanlah orang yang miskin. Mereka ada di sekitar kita, di jalan, di antara gedung-gedung yang tinggi. Mereka juga ada di tengah keramaian kota kecil, besar, modern, metropolitan, dan megapolitan.
Orang miskin di mana-mana. Bahkan, bisa jadi kita sendiri miskin, karena tidak mempunyai beras, uang, hingga tidak mempunyai jaminan masa depan.
Sesungguhnya ada banyak orang yang jauh lebih miskin lagi, yaitu mereka yang tidak diperhatikan dan tidak mendapatkan kasih sayang, seperti yang diungkapkan oleh St. Teresa dari Kalkuta. Sehingga mereka layak dimanusiawikan dan dimuliakan.
Sesungguhnya, pribadi yang tahu memuliakan orang miskin adalah pribadi yang baik hatinya, tulus, dan murah hati. Mereka dengan cekatan dan tidak berpikir panjang tentang untung rugi menolong mereka yang miskin itu.
Ketika kita menghina, meremehkan dan menghakimi orang miskin berarti kita permalukan diri sendiri. Sebaliknya, jika kita memuliakan orang miskin, mereka punya cara sendiri untuk memuliakan hidup kita, seperti lewat doa.
Miliki tangan yang ringan untuk membantu mereka yang miskin. Jika ingin lebih daripada itu, hidup kita akan semakin mulia. Tidak perlu banyak teori atau nasihat, tapi bertindaklah dengan kasih.
Ada banyak orang miskin di sekitar kita, pilih di antara mereka dan bantulah. Dengan memanusiawikan sesama berarti kita memuliakan martabat sendiri.
Rm. Petrus Santoso SCJ

