Oleh : Rm. Petrus Santoso SCJ
“This poor widow put in more” (Luke 21: 3).
Dia tidak merasa kekurangan, sebab dia suka memberi.
Dia tidak takut kehilangan, karena dia senang berbagi.
Dia tetap bergembira, ketika bisa berbagi dan memberi, sebab dia murah hati.
Orang itu murah hati, jika berbagi atau memberi mampu melampaui pertimbangan-pertimbangan manusiawi.
Mereka memiliki hatinya Tuhan. Yang menjadi pertimbangannya adalah ada orang yang harus ditolong, dan mereka tidak lagi menunggu atau bertanya siapa yang akan ditolong.
Cepat cara bergeraknya: dia melihat, dia punya, dan dia yang tergerak untuk segera menolong. Dia tidak banyak berteori. Karena dia murah hati.
โThere is greater blessedness in giving than in receiving.โ
Kata-kata di atas itu benar dan tegas. Pengalaman dari mereka yang senang memberi, bahwa banyak cara Tuhan untuk menggantikannya. Ketika memberi lebih, Tuhan sudah menyiapkan untuk memberi lebih pula. Bahkan Tuhan membayarnya lunas, bahkan beserta bonusnya.
Bonusnya adalah iman kita terus bertumbuh dan percaya akan penyelenggaraan Ilahinya. Amin.
Rm. Petrus Santoso SCJ

