Oleh : Mas Redjo
[Red-Joss.com] Disadari, dan seharusnya diakui, bahwa bahagia itu sederhana. Bahagia itu dicipta oleh pikiran sendiri untuk diwujudkan ke dalam hidup keseharian.
Kita tidak harus melakukan hal-hal yang besar dan hebat. Tapi lewat pekerjaan yang kecil dan remeh temeh dengan cinta yang besar.
Bahagia itu pilihan, kita sendiri yang menentukan dan memutuskan.
Saya bahagia, ketika melakukan hal-hal yang kecil, sepele, dan sederhana.
Saya melakukan semua itu tidak didasari untuk mengisi kesibukan, hiburan, atau untuk pelarian. Tapi saya bahagia sebagai ungkapan pujian dan syukur pada Allah.
Setiap pagi saya memberi makan puluhan burung gereja di halaman depan. Kebanyakan burung itu bersarang di ventilasi rumah dan pohon mangga.
Ternyata makanan yang saya sebar itu tidak untuk burung gereja saja, karena ada burung lain yang datang. Seperti burung tekukur, perkutut, kutilang, hingga kepodang. Bahkan mereka cukup jinak, karena mengenal saya.
Saya lalu memberi makan hewan piaraan yang lain, seperti anjing dan kura-kura yang bersahabat dan akrab. Seperti halnya saya bercanda akrab dengan hewan-hewan itu.
Kebahagiaan yang luar biasa di pagi ini adalah saya bekerja bakti untuk membersihkan beberapa tempat ikan dari kaleng bekas selai 25 kiloan.
Cendolan ikan guppy murahan itu hingga ribuan ekor. Semula saya minta tolong pada karyawan untuk mencarikan penjual ikan yang biasa mangkal di banyak es-de untuk dibagikan pada mereka. Ternyata diubek-ubek di sekitaran Karang Tengah, tidak ada seorang pun yang berjualan.
Bisa jadi, karena penjualan ikan makin sepi, sehingga mereka tidak berjualan lagi.
Semula sebagian cendolan ikan itu mau saya lepas di selokan depan rumah. Tapi sayang, jika ikan itu dimaksa ikan yang lebih besar atau kodok.
Dengan repot sedikit, cendolan ikan guppy itu saya masukkan ke dalam kantung plastik untuk saya bagikan pada anak kecil yang lewat depan rumah atau di lingkungan rt.
Sungguh hiburan yang luar biasa, ketika saya melihat wajah-wajah cerah sumringah itu.
Ternyata untuk bahagia itu mudah dan murah.
Kebahagiaan sejati itu milik tiap insani yang sungguh mencintai kehidupan ini agar semua makhluk bahagia.
Mas Redjo

