Oleh : Rio, Scj.
“Tomorrow is a new day.” – Rio, Scj.
[ Red-joss.com ] Memikirkan dan merencanakan hari esok itu perlu. Tapi jangan sampai kekawatiran akan hari esok itu membuat kita ragu. Energi damai, bahagia, dan sukacita biarlah menjadi spirit hidup kita hari ini. Tidak sebaliknya, kekawatiran dan ketakutan itu merenggut semua itu dari hati.
Faktanya, sering muncul ketakutan dan kekawatiran pada hari esok yang belum tentu terjadi. Lebih baik kita belajar memahami, mengantisipasi, dan bersikap tenang. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari. Meski dirasakan berat, tapi harus dijalani. โLife one day at the time.โ
Nikmati, jalani, perjuangkan, dan maknai hari demi hari. Rezeki pasti mendatangi. Kita tidak harus menghitung kecil besarnya rezeki, tapi semua itu harus disyukuri di hati, karena membuat kita bahagia. Untuk apa mempunyai gaji besar, jika hati menjadi hambar. Untuk apa kaya, jika kita sakit-sakitan dan menderita.
Bahagia itu tidak dapat dibeli. Sehat itu tidak bisa ditukar dengan uang. Hidup dilimpahi sukacita dan dekat dengan Tuhan, itu juga tidak bisa diukur dengan banyaknya uang.
Percaya dan yakini, bahwa Tuhan mempunyai cara untuk mencukupi. Tuhan mempunyai strategi untuk menambah rezeki. Rencana Tuhan selalu indah pada waktunya.
โLife one day at the time.โ Jalani hari demi hari dengan bekerja keras dan berjuang. Jalani dengan kasih dan sukacita-Nya. Jalani pula dengan sujud syukur dan doa. Sehingga pintu anugerah Allah dan rezeki akan terbuka.
Selalu optimistis. Dengan iman, harapan, dan kasih maka masa depan kita membentang cerah.
Deo gratias.
Edo/Rio, Scj

