Oleh : Rio, Scj.
“4 things to remember every single day.” – Rio, Scj.
Hidup itu akan selalu berhadapan dengan masalah. Hidup itu tidak lepas dari tantangan, kegagalan, ketidak-pastian, kekhawatiran, dan ketakutan. Hal itu wajar, karena hidup ini dihiasi dengan tawa dan tangisan, kebahagiaan dan kesedihan, keberhasilan dan kegagalan.
Dinamika hidup inilah yang mengajari kita empat hal yang harus diingat dan disadari oleh setiap harinya.
Pertama, โthe past can not be changedโ. Masa lalu itu tidak untuk disesali, masa depan tidak untuk dikawatirkan, tapi hidupilah hari ini dengan rasa syukur dan sukacita. Tidak mungkin kita dapat merubah masa lalu, yang bisa adalah belajar dan memaknainya.
Kedua, โhappiness is found withinโ. Bahagia itu tidak terletak pada uang, jabatan, pasangan, atau pada kemewahan. Bahagia itu ada dalam hati. Kita boleh mempunyai banyak uang, harta, deposito, tapi, bila kita tidak ada rasa syukur dan ikhlas berbagi pada sesama, maka hidup kita jauh dari kebahagiaan. Kita boleh mempunyai pasangan cantik atau ganteng, bahkan artis. Jika tidak ada kasih, kejujuran, keterbukaan dan komunikasi yang baik, keluarga itu bak neraka. Tapi hati yang selalu bersyukur, sukacita, penuh kasih, dan ikhlas berbagi sesama adalah kunci bahagia.
Ketiga, โkindness is freeโ. Senyum itu gratis, ramah itu murah, persaudaraan itu tidak perlu beli. Di dunia ini kita tidak hidup sendiri, ada sesama, keluarga, sahabat, rekan kerja, orang yang kita cinta, bahkan ada Tuhan. Karenanya jangan pelit untuk sebuah senyuman, jangan hitung-hitungan untuk sebuah salam dan sapaan, dan jangan pelit untuk berbagi. Rezeki itu hanya titipan, hidup itu anugrah Tuhan, jabatan dan kedudukan hanya amanat Tuhan. Kebaikan itu gratis.
Empat, โyou only fail if you quitโ. Waktu terus berjalan, hidup terus berlanjut, dunia terus berputar, roda kehidupan terus berjalan. Sesekali kita boleh berhenti untuk menata hati. Sesekali berefleksi, tapi jangan stagnan dan berhenti. Peluang itu tidak datang kedua kali, waktu tak dapat diputar kembali. Teruslah berjalan, berusaha, berjuang, dan berdoa. Hidup yang singkat ini akan dikenang, jadi inspirasi, dan hidup untuk menyenangkan hati Tuhan.
Deo gratias.
Edo/Rio, Scj

