Oleh : Mas Redjo
Kehebohan menyeruak seiring terbitnya matahari pagi. Di rumah-rumah terjadi kehebohan, teriakan, ketakutan, dan bahkan kengerian yang amat sangat membayang di berjuta wajah. Bagaimana tidak?!
Tiba-tiba sampah yang dibuang sembarangan oleh orang yang tidak bertanggung jawab itu terlontar ke wajah si pembuang sampah. Apa pun sampahnya! Kantung kresek seisinya sama persis tanpa berkurang. Makhluk apa yang melontarkan balik sampah itu, karena pintu rumah terkunci? Gaib?
Tak ada orang yang bisa menjawab. Apalagi mengungkap. “Sampah misterius” menjadi trending topik.
Ternyata tidak hanya itu! Siapa pun yang biasa mengumpat, munafik, bathil, dan melakukan kecurangan atau kejahatan, tiba-tiba di cermin dalam rumah terdapat tulisan menggunakan cat yang menjelaskan perbuatan mereka sepanjang hari. Lalu siapa yang menulisi semua itu?
Kegaiban mencengkeram dari desa, kampung, hingga ke kota. Dari anak kecil, remaja, hingga tua renta. Semua orang membicarakan hal aneh bin ganjil itu. Orang cerdik pandai, paranormal, maupun yang piawai olahbatin mensucikan diri — hanya mampu mereka-reka misteri itu. Karena di dinding rumah mereka juga terdapat tulisan protes di balik topeng wajah mereka.
Aneh bin ajaib pula. Di balik semua kehebohan itu ada juga yang aneh. Orang yang biasa membuang sampah rumah tangga pada tempatnya, sampah itu tidak terlontar kembali ke wajah atau ke dalam rumah!
Kehebohan dan keganjilan itu terus berlangsung dari hari ke Minggu … Orang-orang mulai berpikir, lalu tertib diri membuang sampah. Mereka berlaku sopan, ramah, dan menjauhi kata-kata yang menajiskan hati. Orang yang satu dengan yang lain saling berbagi kebaikan dan mengasihi.
Di mana-mana tampak berjuta wajah cerah nan sumringah dihiasi senyum tulus ikhlas. Dunia pun semarak indah.
Ternyata perbuatan baik dan belas kasih orang itu mampu mencuci dan membersihkan sampah hati manusia di mata Tuhan.
Bagaimana dengan sampah hatimu?!
Mas Redjo

