Oleh : Rio, Scj.
“Art of life is not about achievement, but fullfilment.” – Rio, Scj.
| Red-Joss.com | Hidup ini indah, bila menjadi berkat. Hidup ini bahagia, bila ada sukacita. Hidup ini anugerahkan surga, bila ada iman, harapan dan kasih. Sebaliknya hidup akan menderita, bila kita dikuasai tiga kata ini.
Pertama, ‘ungrateful’ – selalu merasa tidak cukup. Coba suami saya kaya, ganteng. Coba istri saya cantik. Coba orangtua saya kaya, adil, sayang, tidak pilih kasih. Coba anak saya … Coba pacar saya … Coba atasan saya. Tidak puas, merasa kurang dan kurang. Kalau itu yang menguasai hidup kita, hidup pun tak akan bahagia dan kita akan menderita.
Ingatlah, sulit bersyukur berkat pun akan kabur. Sedikit bersyukur, sedikit juga berkat diberi. Banyak bersyukur, berlimpah pula berkat dianugrahkan dalam hidup. Tuhan menyediakan berkat berlimpah bagi yang mau bersyukur dan berbagi. Gaji pun akan menjadi rejeki.
Kedua, tidak bisa ‘move on’. Keadaan kita tak akan berubah, bila kita tak mau bergerak, tak merubah diri dan bangkit. ‘Never give up’, jangan pernah menyerah. Yakinlah God always be with you and bless you. Yang lalu biarlah berlalu, terimalah, belajarlah, maknailah dan bangkitlah.
Ketiga, ‘blaming’ – menyalahkan. Selalu mencari kesalahan dan menyalahkan: menyalahkan keadaan, menyalahkan atasan, menyalahkan diri dan menyalahkan orang lain. Pemenang selalu mencari peluang, pecundang selalu mencari kesalahan. Jadilah pemenang yang selalu mencari peluang. Ketika kita selalu menyalahkan, tumpukan persoalan dan kegagalan akan membuat hidup tak ada kebahagiaan. Mencari aman dengan menyalahkan itu biasa orang lakukan, tapi mencari peluang itulah anak Tuhan.
Bersyukurlah, bangkit dan bergeraklah, carilah peluang bukan menyalahkan. Hidup kita pun akan penuh berkat dan bahagia.
Deo gratias.
Edo/Rio, Scj

