Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Vivere militare est!”
| Red-Joss.com | Hidup manusia melalui sebuah proses panjang. Proses yang berliku serta meliuk. Karena ternyata hidup itu, bukan sekadar membalikkan telapak tangan. Sungguh, hidup itu suatu perjuangan! Vivere militare est.
Sebuah analogi hidup!
“Sebuah kapal tidak akan tenggelam karena dikelilingi air.
Tetapi, kapal itu akan tenggelam, jika dimasuki air.”
Demikian pun kehidupan sang anak manusia.
“Kita tidak akan jatuh dan tenggelam karena kata-kata orang di sekeliling kita. Tapi, kita akan jatuh dan tenggelam, ketika kita izinkan kata-kata orang itu masuk ke kepala kita.”
Itulah realitas hidup kita. Untuk mempelajari dengan cermat dan seksama alur analogi itu!
Menjadi serta memiliki pribadi ideal, ‘kuat dan tangguh’ itu membutuhkan suatu proses panjang.
Apa itu pribadi kuat serta tangguh? Pribadi yang tidak merasa lemah dan kalah saat menghadapi sesuatu dan bahkan menimpa diri kita.
Untuk itu kita tentu membutuhkan sejumlah kiat, peneguh pribadi kita. Kiat itu antara lain :
- Berani menghadapi dan tidak melarikan diri.
- Rela untuk belajar dari kesalahan kita.
- Anggaplah cobaan itu, sebagai batu loncatan menuju pribadi tangguh.
- Tidak menyalahkan pihak lain.
- Tidak membandingkan diri kita dengan orang lain.
- Kita perlu miliki sikap mudah memaafkan.
Itulah sejumlah kiat pamungkas untuk miliki pribadi kuat dan tangguh.
Kita terus belajar menempa diri ini, lewat kesadaran dan kemauan yang kuat.
Anda bisa! Ayo, terus berupaya melakukannya!
Kediri, 14 Juli 2023

