Oleh : Edo/Rio, Scj
| Red-Joss.com | “Jangan pernah membunuh mimpi, karena mimpi itu tidak pernah mati. Ia hanya pingsan, dan akan bangun lagi, kalau sudah tua dalam bentuk penyesalan.”
- Pandji Pragiwaksono
Semua orang tentu ingin sukses. Tapi sukses bagi setiap orang itu pasti berbeda. Jalan tercepat untuk mencapai apa yang diinginkan dan diimpikan itu sama, yaitu dengan berusaha dan berdoa.
Paling tidak ada empat jalan untuk mencapai apa yang diinginkan dan diimpikan:
Percaya mimpi, setiap orang pasti punya mimpi dan cita-cita. Bila mimpi bisa menjadi nyata, dan dapat menggapai apa yang kita cita-citakan jelas kebahagiaan dan sukacita itu datang. Salah satu langkah untuk bahagia adalah, bila kita bisa mengenali diri kita dan melakukan apa yang benar-benar ingin kita lakukan. Bukan karena ingin diterima oleh orang lain, bukan pula terbebani oleh ekspektasi orang lain. Melainkan menjadi diri sendiri. Kita tidak perlu takut untuk berbeda, karena sedikit berbeda itu lebih baik, daripada sedikit lebih baik. “Just be you! Just be best your self.”
‘Just be best your self’, Terkadang dalam proses ada hal-hal yang tak sesuai dengan harapan. Mungkin masa lalu yang kurang baik. Mungkin pernah dibully. Mungkin kurang pintar, mungkin merasa tak diterima, dan semua itu membuat kita merasa minder dan tidak percaya diri. Ketika kita merasakan semua itu cobalah untuk berhenti sejenak dan melihat setiap kekurangan itu dan berdamailah dengan diri sendiri. Jangan jadikan ketidak sempurnaan itu sebagai beban. Kita harus belajar untuk bisa menerima dan mencintai diri sendiri. Jadilah diri sendiri yang terbaik.
Percaya akan proses. Hidup itu proses. Bersyukurlah kalau kita diizinkan melewati masa-masa sulit. Ingat tak semua orang diberi kesempatan untuk melewati masa sulit itu. Semakin banyak kita berada di posisi sulit akan ada banyak juga kesempatan untuk benar-benar menggali dan mengenali diri. Justru di situlah kita bisa mengeluarkan potensi diri yang sesunghuhnya.
Percayalah selalu ada jalan untuk kita yang tidak menyerah dan mau berubah. Siapa diri kita di masa depan ditentukan dari setiap pilihan dan keputusan yang kita ambil hari ini. Ketika kita telah menganbil keputusan, ingat jangan pernah menoleh kebelakang lagi. Jangan pernah membunuh mimpi, karena mimpi tidak pernah mati. Ia hanya pingsan, dan akan bangun lagi saat tua dalam bentuk penyesalan.
‘Trust to God’, Selalu ada jalan bagi yang mengandalkan Tuhan. Selalu ada kekuatan dan mujizat bagi yang percaya akan Tuhan. Selalu ada penyertaan dan berkat bagi yang sungguh beriman kepada Tuhan. Ingatlah segala perkara dapat kita tanggung di dalam Tuhan. Manusia boleh berencana, tapi Tuhanlah yang mengatur dan menentukan. Lesu ufam tobie.
Deo gratias.
Edo/Rio, Scj

