Ada yang melangkah dengan berat, karena beban dosa. Dosa telah disimpan bertahun-tahun.
Ada yang melangkah berat, karena selalu dipandang berbeda. Ada saja yang disalahkan.
Ada yang melangkah berat, karena tidak menemukan cinta. Dimana-mana mengalami ‘penolakan’.
Ada yang melangkah berat, karena merasa kuasa Tuhan tidak pernah bekerja untuk hidupnya. Muncul rasa kecewa pada Tuhan.
Ada yang melangkah berat, karena tidak tahu arah hidupnya. Hidup ini terasa kering, dan tiada arti.
Ada yang melangkah berat, karena gambaran keselamatan tidak ada dalam hati dan pikirannya. Lalu, untuk apa percaya pada Tuhan?
Seberat apa pun langkah kita, datanglah kepada Tuhan Yesus.
Dia punya semua kuasa untuk meringankan beban dosa ini, memberi cinta, menatap dan menerima dengan kasih, menguatkan iman dan memberi jalan terang akan masa depan yang pasti.
Sekarang yang dibutuhkan adalah keterbukaan dari hati kita.
Kita diajak belajar dari seorang wanita Samaria yang berjumpa dengan Yesus. Dia percaya dan menerima air yang hidup dari sumber-Nya.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ
…
Foto Ilustrasi: Istimewa

