Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Cogito Ergo Sum”
Saya berpikir, maka saya ada
(Renatus Descartes)
…
| Red-Joss.com | Manusia, o sang manusia, ciptaan terunik serta misterius. Sungguh diyakini, bahwa dialah sang ‘mahkota’ segala ciptaan yang dikaruniai akal budi dan bahasa sempurna.
Tulisan ini diturunkan, agar sang ajaib itu selalu sadar akan peran sentralnya sebagai satu-satunya makhluk ciptaan Tuhan yang sanggup berpikir โnjelimetโ dan berbahasa sempurna.
Sebagai makhluk yang mampu berpikir, dia memang selalu ingin tahu akan hakikat segala sesuatu. Setelah tahu hakikat sesuatu itu, dia pun tidak segera puas. Karena dia malah ingin tahu lebih dalam lagi tentang hakikat sesuatu itu. Dia ingin memahami sesuatu hingga ke radiksnya.
Jika kita pernah mendengar dan tahu akan keberadaan sebuah patung perunggu, ‘the Thinker‘ (Le Penseur), sang pemikir, karya Auguste Rodin yang melambangkan filsafat ilmu pengetahuan. Hal itu pun, sebetulnya mau memperlihatkan eksistensi serta kedigdayaan sang manusia sebagai makhluk yang sanggup berpikir.
Patung yang duduk di atas sebuah batu dengan dagu bertumpu pada salah satu tangannya itu, seolah ia sedang larut dalam alam pikiran.
Semoga sang manusia pun menyadari akan hakikat dasarnya sebagai makhluk yang sanggup berpikir.
Sehingga di dalam praksis hidup ini, kita pun selalu menyadari akan keunikan kita sebagai makhluk yang sanggup berpikir.
Ironisnya, ternyata tidak sedikit permasalahan di atas bumi ini, justru terjadi, karena sang manusia selalu ‘lupa berpikir’ sebelum berbicara atau pun bertindak.
Marilah kita belajar untuk berlaku arif, dan membiasakan diri untuk selalu berpikir sebelum bertindak!
…
Kediri,ย 26ย Juniย 2023
…
Foto Ilustrasi: Istimewa

