“Ubah breakdown menjadi breaktrough.”
– Rio, Scj
…
| Red-Joss.com | Di titik terendah kadang hidup ini terasa sia-sia, hancur, penuh beban, kecewa, dan susah. Titik terendah membuat kita ingin menyerah. Padahal titik terendah itu proses pembelajaran, menentukan pilihan, menemukan kesempatan, dan peluang untuk membalikkan keadaan.
‘God love you’, kesadaran ini penting. Tidak perlu marah dan menyalahkan Tuhan, menyalahkan keadaan atauvorang lain, bahkan menyakahjan diri sendiri. Memang ada banyak hal dalam hidup kita yang hilang, berkurang. Kadang hidup tidak selalu ceria dan bersukacita, tapi ada juga dukacita. Yang penting, kita jangan kehilangan harapan. Selama kita mempunyai harapan dan kekuatan untuk berjalan. Kita punya cara untuk menghadapi tantangan dan menemukan peluang. Yang bisa kita harapkan adalah campur tangan dan pertolongan Tuhan.
‘Stay calm’. Ketika beban berat, sejenak tenang dan tariklah nafas yang dalam. Sadari, bahwa nafas dan kehidupan itu diberikan Tuhan. IA memberi kesempatan agar kita tidak menyerah pada keadaan, beban yang berat, dan cobaan.
‘God is our bos’. Saat stres, kadang fokus kita pada kekuatan sendiri. Padahal Tuhan Mahahebat dan sudi tunjukkan jalan pada kita. Tugas kita adalah prosesnya. Tuhan yang menyempurnakan hasilnya. Kita harus mencoba, berusaha, dan berjuang. Kendati jatuh, dan jatuh lagi, kita harus bangkit kembali. Percaya dan yakini, Tuhan selalu sertai kita untuk meraih sukses.
‘Stop baper’. Jangan menjalani hari dengan perasaan agar hidup kita tidak terombang ambing dalam kebimbangan dan ketidakpastian. Tapi jalani hidup ini dengan iman, harapan, dan kasih. Karena selalu indah pada waktu-Nya.
Percaya, imani, dan selalu andalkan Allah. Karena bagi orang percaya itu tidak ada yang mustahil.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj
…
Foto Ilustrasi: Istimewa

