Oleh Simply da Flores
| Red-Joss.com | Tulisan pada judul ini, ditemukan di papan memoar sahabatku Alm. Pastor Yustinus Genohon Tukan, SVD, yang kemarin baru dimakamkan. Beliau meninggal setelah lama menderita sakit, meskipun terus semangat berkarya, khusus dalam talenta seni musiknya. Almarhum boleh dikatakan berdakwah, sebagai seorang Pastor dalam Serikat Sabda Allah, dengan bakat musiknya. Ada dua buku kumpulan lagu karyanya yakni Laudate 1 & 2, sebagai persembahan doanya bersama umat kepada Sang Seniman Agung, Sang Maha Sabda. Cita-cita menulis 1000 lagu telah beliau goreskan menjadi karya bakti.
Saat sambutan pelepasan jenazahnya, dari berbagai riwayat karya dan perjuangan imannya, ada satu penggalan kalimat, seperti judul di atas, yang begitu mengagumkan. Sebuah ungkapan kedekatan jiwa dengan Sang Pencipta dan Pemilik kehidupan, sehingga almarhum menuliskan pesannya. Saatnya untuk mengatakan ‘Selamat Berpisah’, The time to say Goodbye. Bersamaan dengan pesan itu, beliau juga mempersiapkan teks lagu untuk doa pemakamannya. Dia tahu saatnya untuk kembali kepada Sang Pemberi Kehidupan.
Menurut saya, inilah pesan istimewa untuk kita semua, bahwa kita pasti dijemput ajal dan kembali menghadap Sang Pencipta. Yang berbeda adalah tidak semua orang siap untuk dijemput ajal, apalagi mau meninggalkan kehidupan yang masih ingin dinikmati. Bahkan, sering kematian atau dijemput ajal itu terdengar sungguh menakutkan. Terimakasih sahabat, atas karyamu dan pesan istimewamu, karena kedekatan pribadimu dengan Sang Empunya kehidupan, Sang Maha Sabda.
Tentang sosok pribadimu, kembali kutuliskan penggalan kenangan hadirmu dan dakwahmu dengan seni musik. Kesetiaan mewarkatan Sabda dan karya Kasih Allah, serta membawa sesama memuji Sang Maha Kasih dengan talenta seni musikmu.
“Pada wajah matahari
Yang bertengger di bukit Sabda
Engkau tuliskan pesan kodrati
Judul lagu terakhir ziarah iman setiap pribadi
“Saatnya mengatakan selamat tinggal – The time to say ‘Goodbye’
Salam perpisahanmu
Salam akhir karyamu
Lagu akhir kehidupan dunia
Lagu awal menyongsong surga
Ayat syair misteri semesta
Pesan istimewa bagi sesama
“Dari tiada kembali ke tiada
Dari Sabda kembali ke Sabda
Perjumpaan kepada perpisahan
Pertemuan kepada keabadian tanya dan damba”
Hidup adalah
Alunan nada lagu perjumpaan
dengan ayat-ayat syair perpisahan
Dalam irama misteri Ilahi
untuk setiapย insanย diย bumi
…

