“Jagalah hatimu dan rawatlah jiwamu, karena hanya dialah yang akan mendampingimu di dunia dan di surga.”
– Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Setiap cerita memiliki makna. Dalam sebuah perjalanan, perhatian saya tertuju pada salon kecantikan yang mulai menjamur di Timika. Ada puluhan salon kecantikan di sepanjang jalan dari biara menuju kota Timika.
Salon kecantikan selalu menarik banyak pengunjung. Uang digelontorkan demi penampilan. Rambut yang memutih dicat hitam atau pirang. Hidung pesek dibuat mancung. Pipi kasar penuh jerawat diubah halus. Kulit hitam disulap jadi putih. Rambut keriting di ‘smooting’. Sedot lemak, perut buncit pun dibuat jadi langsing.
Sering kali kita fokus pada hal fisik dan duniawi. Kecantikan, ketampanan, uang, tabungan, jabatan, kemewahan, dan harta benda. Kita terlalu mencintai fisik dan mengabaikan jiwa ini. Memberi berlebih pada fisik, tapi lupa memberi yang terbaik pada jiwa.
Disadari atau tidak, semua itu hanya bersifat sementara. Karena cantik, tampan, gagah dan keindahan fisik itu tak lama bakal memudar seiring bertambahnya usia, dan menjadi tua.
Teramat banyak waktu, perhatian, tenaga, keringat, dan air mata untuk mengumpulkan harta, kekayaan, dan ribuan pencapaian. Tapi tak satu pun yang bisa kita bawa. Tak ada satu pun yang bisa kita miliki selamanya. Begitu kita meninggal, semua itu pergi, berpindah tangan, atau sirna. Orang yang kita cintai dan paling setia pun, hanya bisa berdoa, menemani, dan menghantar kita hingga ke liang kubur.
‘Our soul’. Sesungguhnya, jiwa itu yang paling berharga di dunia ini. Meski kita sering mengabaikannya. Teramat sibuk mengejar harta, kekuasaan, jabatan, dan hal duniawi. Padahal jiwa ini, yang akan bersama kita ke mana pun kita pergi. Bahkan saat kita meninggal dunia.
Ia tak pernah berkhianat, meski sering dikhianati. Ia tak pernah pergi, walaupun sering diabaikan. Karena itu jagalah tubuhmu, nikmati kerja kerasmu, dan luangkan waktu untuk orang tercinta. Jangan pernah lupa untuk merawat hati, jiwa, iman, dan hidup rohani kita. Berilah makan dan minum untuk jiwa ini.
Selalu berdoa dan bersyukur untuk membangun intimasi dengan Allah.
Luangkan waktu untuk DIA, karena DIA teman sejati kita di dunia dan di surga.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj
…
Foto Ilustrasi: Istimewa

