“Hati Yesus Yang Mahakudus, jadikalah hati kami seperti hati-Mu.”
…
| Red-Joss.com | Hari ini saya mengajak belajar ‘spiritual wisdom’ dari alarm. Saat masih di novisiat (tahap pembinaan dan pembentukan hidup rohani dan spiritulitas kongregasi dari calon imam dan biarawan), alarm yang dipakai bukan alarm jam, tapi dari ‘klontongan’ (bel) yang biasa diikat pada leher sapi.
Ada satu teman, walaupun alarm itu sudah dibunyikan keras di depan pintu, tetap tidak bangun juga. Sampai pernah Romo pembimbing melemparkan bel itu di lantai, tapi tak bangun juga. Inilah tipe ‘sleepers’, dengar alarm malah semakin pulas.
Beberapa di antara kita yang kalau mendengar alarm, segera bangun sebentar, lalu nambah sejenak barang 5 menit, hingga akhirnya bablas, dan jadi terlambat. Inilah tipe ‘snoozers’.
Beberapa lagi mendengar alarm bangun, membuka mata tapi masih bingung, antara sadar dan tidak sadar akhirnya memutuskan tidur lagi. Inilah tipe ‘fallers’.
Beberapa lagi mendengar alarm langsung bangun, bahkan sebelum alarm jam berbunyi sudah bangun. Memulai aktivitas pagi hari dan seterusnya. Inilah tipe ‘wakers’.
Kualitas hidup rohani juga bagaikan mendengar alarm. Tipe ‘sleepers’, dia mendengar suara Tuhan. Mendengar, sih mendengar, tapi makin lelap tertidur. Lelap dalam cara hidup kejahatan dan kegelapan.
Tipe ‘snoozers’, dia mendengar suara Tuhan lalu bilang “we must change, we want change, we have to change, not now, not today.” Ingin, mau dan harus, tapi tidak sekarang dan hari ini, besok saja deh. Menunda, menunda, dan menunda hingga akhirnya terlambat.
Tipe ‘fallers’, saat mendengarkan Tuhan, dia sudah memulai merubah diri, hidup dalam kebaikan, dan mulai berusaha melakukan hal baik dan kudus. Tapi di hatinya masih ada kebimbangan, mudah bosan, jenuh. Akhirnya ada godaan, ada tantangan, kegagalan dan dikomentari, ia lalu kembali pada cara lama.
Tipe ‘wakers’, saat Tuhan memanggil, dia langsung bangkit memulai, terlibat dalam proses, bahagia menjalaninya, makin mendalam, tekun, setia, dan punya komitmen teguh untuk melakukan apa yang Tuhan kehendaki.
Tipe yang manakah diri kita saat ini : ‘sleepers’, ‘snoozers’, ‘fallers’, atau tipe ‘wakers’?
Apapun tipe kamu sekarang, mari berproses dan berjuang agar sampai pada tipe ‘wakers’. Hidup yang kudus.
Deo gratias
…
Edo/Rio, Scj

