Oleh: Simply da Flores
| Red-Joss.com | Ada banyak cara menyampaikan pesan, baik lisan maupun tertulis. Saat menggunakan media tulisan, juga banyak bentuk tulisan. Berita, kisah, cerita, karya sastra, karya ilmiah, dan lainnya. Ada hal yang mau diinformasikan dan dikomunikasikan kepada sesama yang lain.
Dari berbagai alasan berkomunikasi, dengan lisan maupun tulisan, salah satu sumbernya adalah, karena ada energi syukur. Syukur sebagai sumber inspirasi dan kekuatan untuk berbagi, memberi dengan berkomunikasi. Saya catat pengalaman itu salam sajak:
Energi Syukur, Menuliskan Doa
Syukur adalah
sebuah kembang bunga indah
karena bentuk dan warnanya
karena wangi aromanya
Kupu-kupu dan serangga
menjadi saksi dan sahabatnya
sahabat karib dalam semesta
Syukur adalah sebuah alunan melodi mempesona
karena alat musik istimewa
karena jemari piawai pemusiknya
menggema merangkul ruang waktu
menyayat kepekaan radar rasa
dan sanubari pendengar terkesima
Ada pesan makna terukir
jiwa menari-nari di angkasa
Keindahan warna
Aroma wangi
Alunan nada dan irama
Rasa yang terkesima
Makna yang menggetarkan jiwa
Alunan melodi menggerakkan sukma
Tarian keajaiban ruang dan waktu
Berubah menjelma dalam kata
dirangkai dalam aneka tulisan
Entah ayat kalimat bertuah
Entah bait syair mantra
Entah sajak dan puisi
Entah kisah dan cerita
Entah cerpen dan novel
Tentang fakta dan rahasia
Tentang damba cita cinta
Semua karya tulisan itu
Apa pun namanya
Akhirnya
menjelma menjadi doa
Memancar dari mata air jiwa
Mengalir lewati sungai sanubari
Membuat kolam hati nurani
Bermuara dalam kesadaran nalar
Menjelma jadi jemari samudra
Lahirkan gelombang dan ombak
bergerak tak pernah usai
menari tak kunjung selesai
dari tangan sang penyair
abadi menyapa pantai pasir
lestari hiasi tabir angkasa
di pelukan dada semesta raya
Indahnya bunga syukur
Pesona nada irama syukur
Aroma wangi energi syukur
Dari jiwa raga sang penulis
menjelma dalam karya jemari
Adalah doa tak bertepi
Adalah daya mantra abadi
Adalah percikan api Ilahi
…
Foto ilustrasi: Istimewa

