Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
| Red-Joss.com | Masyarakat kita memang sering gampang terjebak dan bahkan bersikap latah memperbincangkan suatu peristiwa, yang dinilai dan disimpulkannya sebagai suatu yang ‘absurd,’ tidak mungkin, atau mustahil hal itu dapat terjadi.
Setelah terjadi suatu peristiwa pembunuhan keji yang dilakukan seorang yang sangat terhormat serta beradab, maka warga masyarakat pun getol mempertahankan argumen mereka, bahwa hal keji itu tidak mungkin dilakukan oleh si A.
Peristiwa itu akhirnya mereda, setelah seorang ilmuwan menjelaskan terjadinya kasus itu dari sudut kacamata ilmu pengetahuan.
“Di bumi ini, peristiwa apa pun dapat terjadi. Kita sering dikejutkan, ternyata seorang yang sangat dihormati dan dikagumi itu telah melakukan suatu tindakan nista dan tercela. Mengapa hal itu dapat terjadi? Karena kita sering terjebak untuk segera menyimpulkan. Padahal, kita belum tahu dengan benar, apa aspek dasar serta alasannya.”
“Mungkin juga, yang kita ketahui tentang seorang itu hanya sebesar kuku hitam kita. Karena sedikit yang mencuat ke permukaan. Tapi sebetulnya, misteri terdalam tentang seorang itu tidak kita ketahui.”
Inilah yang dinamakan, “fenomena gunung es /iceberg” / lengkapnya “teori gunung es / iceberg theory.”
Apa itu teori gunung es? Ini adalah sebuah konsep yang digunakan untuk menemukan akar dari suatu masalah. Seperti gunung es, yang bagian terdalamnya terdapat banyak lapisan. Maka, dalam proses problem solving / pemecahan masalah, kita pun tidak bisa bertindak gegabah untuk segera menyimpulkannya.
Kita harus jeli dan cekatan untuk mencari dan menemukan radisk/akar masalahnya, dan faktor penyebabnya.
Sesungguhnya yang tampak dan kita kenal dalam diri seorang itu mungkin hanya 10 persen, tapi yang 90 persen, justru tenggelam di dasar samudra.
Lewat tulisan ini, kita diajak untuk belajar dari peristiwa, di balik fenomena gunung es ini. Belajar untuk menganalisis suatu masalah secara holistik, detail, luas, mendalam, dan tidak hanya pada aspek yang tampak di permukaan.
Seringkali, keputusan dan kesimpulan yang kita ambil itu, sejatinya belum tepat, karena kita belum mengetahui faktor penyebabnya.
Hendaknya, forum-forum, ruang pengadilan, guru, dan dosen, selaku pengambil keputusan kelulusan siswa dan mahasiswa, juga analisis sang polisi tentang sebuah kasus itu, agar mencermati aspek fenomena gunung es ini. Sebab, manusia itu, makhluk multidimensional.
Mari, kita sudi belajar menuntaskan semua masalah hidup kita, dengan rela berkaca pada teori fenomena gunung es.
…
Kediri,ย 5ย Juniย 2023

