| Red-Joss.com | “Jangan takut menjadi hebat asalkan hati ini tetap bersujud di hadirat-Nya.”
Tak apa, kata-kata hebat dan sukses itu memang ada. Kita gunakan untuk mengekspresikan apresiasi (penghargaan dan penghormatan) dan bukan sebagai evaluasi yang bersifat menghakimi.
Saya secara pribadi senang memakai kata hebat untuk menggambarkan, bukan membandingkan sebuah kondisi pribadi yang seperti dideskripsikan oleh eyang google seperti berikut:
Orang hebat adalah orang yang
(1) mampu membagikan hal-hal yang bermanfaat pada orang lain dan
(2) memiliki sikap positif,
(3) mampu menjadi contoh atau panutan bagi orang lain.
Ketika orang itu mampu menjadi inspirasi bagi orang lain, maka dialah orang hebat! Memang benar, hebat tidak sama dengan sempurna.
Kata hebat juga bisa diterapkan dalam pelayanan. Kriteria yang membuat seseorang hebat dalam pelayanan diukur dari berapa besar cinta dan ketulusan hati yang mendasari.
Terinspirasi dan kagum oleh pribadi Yesus yang hebat, seorang wanita yang mengikuti pengajaran Yesus berucap seperti ini: “Berbahagialah perempuan yang mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau” (Lk 11,27).
Kemudian dengan bijak Yesus meluruskan pandangan wanita itu: “Yang berbahagia adalah yang mendengarkan Firman Tuhan dan memeliharanya.”
Saya membayangkan, wanita itu pasti makin klepek-klepek oleh cara Yesus yang luar biasa itu.
Jutaan orang di dunia ini, termasuk kita juga klepek-klepek oleh kehebatan sosok Yesus itu hingga bersedia melakukan hal-hal yang ‘nampak mustahil’ demi Dia dan umat-Nya.
Sesungguhnya, kita dapat menemukan betapa banyak umat yang hebat, karena terpukau oleh pribadi Yesus.
Banyak sekali umat (termasuk gembalanya) yang melakukan hal-hal yang nampak mustahil untuk mempertahankan selendang harapan tetap terentang dari masa ke masa. Tentunya seturut kebisaan dan peran masing-masing.
Jangan dibandingkan. Kita selalu harus ingat nasehat Mother Theresa: “Tidak semua orang dikaruniai kemampuan untuk melakukan hal-hal besar, yang utama… lakukan hal baik sekecil apa pun asal dengan cinta yang besar, pengaruhnya akan hebat!”
Jangan takut menjadi hebat asalkan hati ini tetap bersujud di hadirat-Nya.
Selalu semangat dan tak lelah berbagi cahaya.
…
Jlitheng
…
Foto ilustrasi: Istimewa

