Oleh Simply da Flores
| Red-Joss.com | Menjelang pemilu 2024, ada dinamika politik di tanah air semakin marak. Kegiatan parpol dan para politisi, sebaran informasi di media digital dan reaksi masyarakat dari kota hingga ke kampung udik. Media sosial menjadi salah satu kekuatan yang mengubah banyak hal, termasuk politik.
Mencermati fakta dan fenomena politik itu, saya berjuang mencerna dan mengerti agar bisa membuat sikap politik, serta mampu membuat keputusan menggunakan hak pilih dalam pemilu nanti. Proses itu saya catat dalam sajak:
Politik, Medsos dan Pasir Pantai
Anak-anak berlari di pantai
ciptakan ribuan jejak kaki
pada wajah pasrah pasir
Benamkan hasrat polos telanjang
dibelai jemari ombak selera
Yakin mereka kuasai samudera
sebagai putra-putri bahari
pewaris kata sakti leluhur
“Nenek moyangku orang pelaut”
Ketika kembali ke pantai
Mereka marah dan berontak
lempari ombak dengan batu
memukul gelombang dengan kayu
Karena jejak telapaknya hilang
sirna dari wajah pasir
Karena lubang dalam yang digali
tak mampu keringkan samudera
Dan
angin laut tertawa terbahak
saksikan kepolosan nalar bocah
Ketika membuka layar gadget
banjir deras gelombang medsos
Menerjang mata dan rasa
yang tak mampu cerna data
aneka iklan dan berita
beragam tawaran dan pesona
Termasuk berita soal politik
dari parpol peserta pemilu
juga calon DPD dan caleg
serta bursa capres cawapres
“politik laksana ombak gelombang
seperti luasnya laut samudera”
Politik itu laksana samudera
yang menyimpan aneka misteri
yang hasilkan ombak gelombang
siang malam menghempas pantai
Dan
rakyat ibarat pasir pantai
hanya pasrah diam menunggu
tak mampu bicara dan lari
Nelayan pergi datang ke laut
menjala nasib pada samudera
Kapal berlayar hilir mudik
mampu raih pulau dan benua
singgahi ratusan pelabuhan cita
Bersama pasir pantai kubermimpi
saatnya rakyat menjadi Real Boss
Bukan jadi boneka mainan
Bukan jadi budak kata
Bukan jadi korban janji politik
Bukan jadi obyek aturan
Karena
Rakyat pemilik hak suara
Rakyat pemegang kedaulatan negara
Rakyat pelaku utama demokrasi
di zaman digital milenial ini
Menuju Pemilu 2024
Ada mimpi dan bisa beraksi
Rakyat jadi nelayan dan pelaut
Rakyat bisa jadi samudera
Rakyat jadi ombak gelombang
dengan tekad hati nurani
dengan sarana informasi digital
dengan inovasi dan kolaborasi
dengan doa dan cinta kasih
“Kita anak generasi bahari
Nenek moyang kita pelaut
Mereka penjelajah dunia
Mereka pemilik samudera
Kita pewaris yang merdeka”
Bangkitโฆ
Saudara sebangsa Indonesia
Saatnya wujudkan mimpi
Rakyat pemilik pelaku demokrasi
di tanah air Indonesia ini
meraih cita-cita Proklamasi
Wujudkan Tri Sakti
Indonesia maju sejahtera
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka Merdeka
…
Foto ilustrasi: Istimewa

