Oleh Simply da Flores
| Red-Joss,com | Sumber ekonomi di kampung tradisi berbasis pada mata pencaharian lokal yakni meramu, bertani, nelayan dan berdagang secara tradisional. Sistem ekonomi dijalani sesuai konteks setiap komunitas adat budaya; baik ketersediaan sumber daya alam lingkungan maupun peluang relasi dengan komunitas lain di luar. Perkembangan zaman, dengan modernisme dan kemajuan Iptek, telah mengubah secara cepat sistem ekonomi tradisional. Misalnya sistem barter berubah ke pasar lokal, lalu pasar modern dan sekarang pasar digital.
Pada zaman tradisi, berbagai kebutuhan dipenuhi dengan mengelola sumber daya alam yang tersedia di komunitas adat budaya. Sekarang, karena manusia bertambah banyak, tata kelola lingkungan berubah, dan berkembang Iptek dengan aneka sarananya, maka usaha ekonomi pun berubah. Perdagangan tidak hanya barang tetapi juga jasa manusia.
Dengan sistem ekonomi modern dan digital, maka anggota komunitas tradisi adat budaya di kampung pun harus berjuang menyesuaikan diri dengan perubahan zaman. Jika bertahan atau menutup diri terhadap perubahan, maka bisa tersingkir atau terlindas perubahan dan mati. Hidup harus diselamatkan dan perubahan terus bergerak terjadi di semua aspek kehidupan, termasuk ekonomi.
Adanya lembaga keuangan, koperasi dan bank yang masuk ke kampung serta sistem keuangan dan pasar digital, maka banyak tuntutan mendesak anggota komunitas kampung. Perlu pengetahuan ditingkatkan, ketrampilan ditambah serta perlunya peningkatan kapasitas pribadi untuk mampu berkreasi dan berinovasi dalam zaman digital, termasuk di bidang ekonomi. Terbuka persaingan pasar bebas, di mana yang lemah dan kalah pasti tersingkir secara ekonomis.
Perubahan, pancaroba ekonomi di kampung terus bergerak cepat. Kecanggihan informasi teknologi digital juga sangat mempengaruhi semua aspek. Yang menjadi persoalan adalah semua perubahan zaman dan kemajuan Iptek, tidak sebanding dengan kecepatan perubahan kapasitas diri manusia, termasuk anggota komunitas adat budaya di kampung.
Dalam konteks ekonomi, sering terlihat miris, bahwa sumber ekonomi di kampung justru diolah dan dikuasai oleh individu, kelompok dan badan usaha dari luar daerah, bahkan yang dari luar negeri. Bukan saja bidang ekonomi, tetapi juga bidang lainnya, nasib komunitas kampung seperti perlahan tersingkir dari pihak luar uang lebih siap berubah dan menguasai perkembangan ekonomi modernย danย digital.
…
Foto ilustrasi: Istimewa

