Oleh Simply da Flores
| Red-Joss.com | Merenungkan arti salib di zaman Milenial ini memang tidak mudah. Namun, fakta hidup memang mengalami salib, derita duka lara perjuangan. Maka, setiap orang bisa memberi arti pengalaman tersebut. Lalu, saya coba menulis refleksi itu dalam sajak:
Remang Senja dan Cerita Salib
Awan bergayut mengantar senja
waktu berjalan tak terhenti
musim pun silih berganti
Merekam kisah cerita manusia
Memotret sejarah suka duka
Salib kehidupan sepanjang zaman
Sirene forider alihkan perhatian
ada pawai dan arakan
Lambang salib untuk peringatan
melewati jalanan utama kotaku
Yang berarak terus berdoa
Ada iringan musik budaya
Lewati komunitas yang berpuasa
Para penjual ikan menepi
Para pedagang kecil terhenti
Para pelintas sejenak menepi
Karena
sebuah kayu palang di prosesi
dalam damba tanya misteri
Mereka baru rayakan Paskah
Pesta Kebangkitan wafat di salib
Peristiwa sejarah 2000 tahun lalu
pada sosok Yesus di Golgota
Lalu
ada salib beranak pinak
penuhi tempat ibadah agama
hiasi ruangan rumah keluarga
ditahtakan untuk ritual doa
Ada salib di taman-taman
Ada salib jadi aksesoris
Ada film tentang penyaliban
Ada salib di drama dan tablo
Ada salib di toko di pasar
Ada salib pada leher pribadi
Silih berganti seperti hari
Pergi datang laksana senja
beribu arti dan sejuta makna
Ada aneka makna salib
tergantung pada setiap pemiliknya
Entah hiasan dan aksesoris
Entah tradisi dari agama
Entah jimat dan pusaka
Entah untuk apa dan siapa
Tetapi
Salib terus beranak pinak
Bahkan terus ada pembencinya
Dan
senja ini salib sedang diarak
lewati jalan untuk ditahtakan
dalam ritual devosi keagamaan
oleh mereka yang beriman
Menyimak fakta salib itu
Teringat ada arti hukuman
bagi para penjahat keji
pada zaman kuasa Romawi
Ada juga arti mulia suci
bagi mereka yang mengimani
Yesus wafat di salib Golgota
demi menebus dosa manusia
Salib lambang kemenangan jaya
Maut dosa dikalahkan cinta
Kulihat salib di leherku
Sudah kupakai sekian tahun
Entah apa arti maknanya
namun masih ada di leherku
Lalu
Terbersit bias pikiran senja
adakah salib itu kenyataan
duka lara derita semua insan
Para pedagang kecil, nelayan, buruh
Tukang ojek, nelayan, petani
Semua manusia di dunia
yang tak bisa melawan kodrat
terlahir terbatas dan misteri
hidup dalam samudera paradoks
berjuang merangkul suka duka
berkelana di jalan fakta misteri
Senja terus berlalu pasti
Terdengar adzan dari masjid
Yang berpuasa segera berbuka
Lonceng gereja angelus berbunyi
Pawai perarakan terus berlalu
Dan
tanyaku terbawa pergi senja
“Energi apakah pada salib
Apakah kekuatan jin kafir
Ataukah
Itulah energi kodrati insani
dan faktaย Misteriย Ilahi”
…
Foto ilustrasi: Istimewa

