Oleh Simply da Flores
| Red-Jos.com | Peran media informasi digital luar biasa. Aneka informasi setiap saat mampu melintas ruang dan jarak, masuk ke setiap pribadi melalui gadget dan komputer. Informasi yang membanjir di tanah air, selain soal kasus korupsi dan ekonomi, adalah berita politik menuju pemilu 2024. Selain kegiatan caleg dan parpol, beberapa hari ini adalah berita tentang Capres.
Kemaren ada informasi koalisi untuk capres Anies Rasyid Baswedan yang diusung oleh Partai Nasdem dan PKS serta Demokrat. Lalu, ada Capres dari Partai Gerinda dan PKB yakni Prabowo Subianto. Kemudian bertepatan dengan hari Kartini dan Lebaran, 21 April 2023, diumumkan capres dari Partai PDIP yakni Ganjar Pranowo. Belum diketahui pasangan paket capres masing-masing, karena dinamika parpol sedang berjalan. Informasi capres ini pun menyebar ke kampung di tanah air, lalu menjadi topik pembicaraan serta argumentasi setiap pribadi dan kelompok.
Kemudian, dalam media sosial lahir aneka komentar.
Dari informasi media sosial itu, terlihat komentar, aneka penilaian dan argumentasi mendukung capres tertentu atau menolaknya. Ada yang menyatakan pendapat karena selera, ada argumen karena kesamaan parpol, ada komentar karena kajian prestasi kerja capres, serta ada paparan penolakan atas daftar kekurangan capres.
Semua komentar pendapat itu, bukan saja milik orang kota, politisi maupun para pakar, tetapi dari generasi muda dan masyarakat sederhana di kampung-kampung.
Hemat saya, dalam rangka pemilu 2024 ini ada sebuah atmosfir baru bagi pencerahan warga masyarakat oleh media informasi digital. Selain untuk mencerdaskan bangsa, ada juga kekuatan alternatif media untuk transparansi, serta ruang untuk bersuara menyatakan pendapat bagi publik. Ada harapan bahwa para politisi akan memberikan informasi yang benar serta objektif demi kebaikan bersama.
Sebaliknya, pada masyarakat pemilik kedaulatan dan hak suara, kiranya bisa semakin kritis dan cerdas menggunakan hak politiknya. Dengan demikian, baik caleg maupun capres, bisa dikenali lebih obyektif, sehingga saatnya mampu memilih dengan cerdas. Lebih dari itu, masyarakat pun bisa mengawasi penyelenggara pemilu di setiap tingkatan, agar sungguh โLuberโ danย berkualitas.
…
Foto ilustrasi: Istimewa

