Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Manusia adalah citra Allah termulia.”
…
| Red-Joss.com | Hari ini, dunia sejagad, khususnya Para Saudara-saudari kita sedunia dan seindonesia, kaum (muslimin/muslimat), merayakan hari kemenangan atas keduniawian, setelah berpuasa sesuai ajaran Islam.
Marilah kita, sehati sejiwa, bersama insan manusia sejagad, turut
mengumandangkan:
“Selamat Hari Raya Idulfitri 1444 H. Mohon Maaf Lahir Batin.“
Saudara, tradisi suci, “berpuasa,” yang juga terdapat di dalam agama lain, terutama agama wahyu, (Yahudi, Kristen, dan Islam), para cucu Abraham/Ibrahim ini, patut kita hargai serta menjunjung tinggi.
Lewat tradisi suci ini, kita, sang manusia diajarkan untuk senantiasa menyadari, siapakah diri kita ini. Bagaimanakah eksistensi kita di hadapan Sang Pencipta, Sang Gusti Allah?
Sang manusia pun disadarkan akan kehadirannya yang semula hanyalah debu tanah, namun diangkat dan dimuliakan sebagai ciptaan teragung, bahkan sebagai mahkota segala ciptaan.
Marilah kita, turut mengikat tangan dan hati kita untuk bersama bersyukur dan bergembira atas kemenangan rohani jasmani ini dengan turut bersujud syukur bersama kaum muslimin/muslimat di hadapan Gusti nan Suci, Allah.
Lewat peristiwa iman ini, kita semua diajak untuk sekali lagi, dan bahkan berulang kali menyadari, bahwa sungguh Akbar Sang Gusti Allah serta betapa dina papa kita di hadapan hadirat-Nya.
Semoga, lewat gema agung suci hari Lebaran ini, kita pun turut serta bersyukur di dalam hati atas keagungan hari raya ini.
“Tuhan, kami bersyukur kepada-Mu atas hari raya para saudara kami sebagai tanda kehadiran serta pengakuan kami atas rahmat kebaikan-Mu kepada kami semua sebagai ciptaan-Mu!”
…
Kediri,
Jumat menjelang Idulfitri,
21 April 2023
…
Foto ilustrasi: Istimewa

