Oleh Simply da Flores
| Red-Joss.com | Fakta zaman tak dapat ditolak, baik pribadi maupun komunitas. Zaman yang diwarnai kemajuan teknologi digital, khusus di bidang informasi, telah menerobos jarak, ruang dan sekat pembatasnya. Wilayah adat budaya di kampung dan komunitas agama pun tak bisa menghindar. Informasi telah menerobos setiap orang melalui aneka sarana komunikasi digital.
Aneka informasi tentang adat budaya di seluruh dunia bisa diakses melalui media komunikasi digital. Saat yang sama, informasi lintas adat budaya saling mempengaruhi dan berbagai perubahan terjadi. Cara berpikir, nilai dan prinsip, wujud material fisik, perilaku dan bahasa, relasi sosial, pengelolaan sumber daya alam, juga kepentingan dan orientasi hidup ikut berubah. Setiap pribadi dalam komunitas adat budaya serta komunitasnya dipaksa memilah dan memilih untuk fakta zaman ini.
Dalam hal agama pun terjadi pengaruh dan perubahan karena kemajuan zaman digital milenial. Apa yang ada dalam tradisi agama, yang dahulu dianggap sakral dan tidak perlu diketahui, sekarang bisa diakses informasinya melalui media komunikasi digital. Juga informasi tentang agama lain pun bisa diketahui. Maka, setiap pribadi dan komunitas agama semakin ditantang untuk tahu, sadar dan memahami urgensi kehidupan beragamanya masing-masing.
Apakah masih diperlukan dan dilakukan tradisi agama atau memang tidak lagi dibutuhkan zaman ini. Keterbukaan informasi oleh sarana digital bisa membuat perubahan individu dan komunitas agama. Tidak ketinggalan soal relasi antar agama, perubahan cara pandang dan sikap atas agama, manfaat dan kepentingan organisasi agama, serta penghayatan iman setiap pribadi.
Zaman now, yang dikuasai energi teknologi digital, telah mengubah peradaban dalam semua dimensinya. Maka, setiap pribadi dan komunitas adat budaya serta agama pun tak bisa menghindar atau menutup diri. Harus ada kemampuan memilah, memilih dan memutuskan bagi dirinya, keluarga, suku dan komunitas. Apa yang harus dipertahankan dan apa yang bisa berubah.
Perlu membuat keputusan dan jawaban pribadi di tengah kemajuan zaman digital ini. Apa yang bisa kreasi, kolaborasi dan inovasi dalam adat budaya dan agama. Salah satu pemandunya adalah soal kebutuhan dan manfaat. Yang berbeda adalah perkembangan kemampuan setiap individu dan anggota komunitas adat budaya maupun agama, tidak sejalan dan secepat kemajuan teknologi informasi zaman now. Kita mengubah zaman dan sekaligus kita diubah zaman, dalam energi dinamika perubahan sejarahย danย kehidupan.
…
Foto ilustrasi:P Istimewa

