Oleh Simply da Flores
Red-Joss.com | Zaman ini memungkinkan semakin banyak ketrampilan untuk berkata-kata. Apalagi dimudahkan oleh media sosial. Tentang hal apa saja, semua merasa harus berkata-kata.
Beberapa saat lalu, ada heboh soal pertandingan bola U18 oleh FIFA, dan lokasi di Indonesia dipindahkan karena alasan keamanan. Kita justru bisa memproduksi aneka pendapat dan kata. Lalu saya sebut sebagai
Bola-bola Republik Kata
Memang lidah tak bertulang
Tak terbatas kata-kata
Ciptakan aneka bola-bola
Lalu
dipermainkan individu dan berkelompok
Bahkan
membangun republik kata
Bola-bola Republik Kata
Keanekaragaman kata
melesat dari tendangan bibir
Digoreng jemari masuk medsos
Ditendang selera dan kepentingan
Masuk gawang pemirsa pendukung
Dipertontonkan siang malam
Gelombang badai samudera kata
Masif, sistematis, terstruktur
Dan
ada tepuk tangan bersorak
Sorak-sorai penonton
mencocokkan diri
dengan bola yang terus berguling
dari gadget ke bola mata
Karena
gol-kan pikiran serta selera
Bendera kepentingan dikibarkan
agar manfaat terus didapatkan
Bola-bola Republik Kata
diciptakan
dipermainkan
diperebutkan
dipertontonkan
diperdebatkan
diperdagangkan
Bola pikiran pemiliknya
Bola prinsip pemiliknya
Bola kepentingan pemiliknya
Bola-bola Republik Kata
Bendera kepentingan dikibarkan
Agama jadi kostum pemain
Dan
Tuhan pun dijadikan bola-bola
untuk melindungi Republik Kata
Di zaman digital milenial
pemilik lapangan samudera informasi
Energi dasyat hasil teknologi
Ada banyak yang kebingungan
karena tidak punya gadget
karena bukan pemirsa bola
karena tidak punya bola-bola
karena bukan warga negara
Negara Republik Kata
Tanah air bola-bola
Lalu
jadi musuh dan korban
dari permainan bola-bola
Bola-bolaย Republikย Kata
…
Foto ilustrasi: Istimewa

