Kehormatan Sejati

“Sebab barang siapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barang siapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan” (Luk 14: 11).

Pada zaman sekarang, banyak orang mencari kehormatan, pujian, dan kebanggaan diri. Misalnya, dengan berusaha menjadi populer di media sosial melalui unggahan foto atau video, membuat konten, dan merasa puas, ketika memperoleh banyak like dan view. Sebaliknya, ketika hal itu tidak tercapai, tidak sedikit yang merasa kecewa, minder, dan tidak berharga.

Dalam Injil, Yesus mengingatkan kita, bahwa kehormatan sejati itu tidak terletak pada pengakuan manusia, melainkan pada persembahan hidup yang sederhana, tulus, dan dilakukan dengan iman serta kasih kepada Tuhan.

Hidup sederhana itu dapat diwujudkan melalui doa yang tersembunyi, tindakan kecil yang dilakukan dengan penuh cinta setiap hari, serta persembahan penderitaan sebagai kurban di hadapan Tuhan tanpa mencari pujian manusia. Biarlah hanya Tuhan yang melihat dan memberkati setiap perbuatan baik kita, sehingga kita mengalami rahmat-Nya yang membawa damai dan sukacita sejati di dalam hati.

Sr. Mary Dympna, P. Karm

Sabtu 31 Okt 2026
Flp 1: 18-26; Mzm 42: 2-3.5; Luk 14: 1.7-11

Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com