Menyibak Langit – Memburu Cahaya

Mosaik Serpihan Kelana -84
Pemburu Jejak Angin
Simply da Flores


1.

Sang Ilahi terus dicaci maki dan digugat
karena tidak memenuhi kebutuhan selera para pemujanya
Tuhan juga sedang disiksa, diludahi, dibakar, ditikam dan dihujani peluru
Ada aneka alasan untuk bertindak demikian kepada Tuhan
Sekelompok merasa Tuhan adalah warisan tradisi yang tak berguna bagi kesejahteraan ekonomi, sosial dan budaya
Kelompok lain menggangap Tuhan sebagai ancaman bagi kerakusan dan aneka tindakan jahatnya
Kelompok politisi busuk, pejabat koruptor dan pebisnis tamak berjuang menghapus Tuhan
agar pribadi mereka yang harus menjadi Tuhan
Ada kelompok kreator iptek melihat Tuhan sebagai penghalang kemajuan zaman
Mereka semua sedang menyibak langit dan memburu cahaya
menurut kepentingan pilihannya
Masyarakat sahaja diam bergulat dengan nasib yang galau

2.

Kegiatan doa, ibadah dan berbagai ritual terus dijalankan di seluruh dunia
Katanya inilah warisan sakral untuk dilestarikan dan dihormati
Tetapi,
halaman waktu mencatat aneka perubahan dan dinamika
Ada banyak komunitas adat budaya perlahan sirna oleh kemajuan zaman
Jabatan adat, ritual sakral, tempat ritual semakin ditinggalkan
Ada lagi kegiatan agama semakin gencar di media sosial dan menyerbu ke rumah keluarga atau di tempat publik
tak peduli orang yang dijumpai sudah beragama atau tidak
karena pelaku menjalankan aksinya atas dasar kewajiban suci agamanya
Sejarah mencatat kasus konflik atas nama agama di sosial media dan berbagai wilayah
bahkan dilakukan atas nama membela Sang Ilahi Maha Kasih
Sedangkan….
banyak generasi muda galau dan penuh tanya akan iman dan agamanya
lalu perlahan mengembara mecari jalan sendiri
Mereka berkelana menyibak angkasa memburu cahaya
Di manakah Sang Ilahi bisa ditemukan
Apa dan siapakah Sang Ilahi itu?

3.

Di tengah gemerlap cahaya kemajuan iptek
ternyata informasi tentang tradisi ritual, berbagai kepercayaan dan agama semakin tersibak
Setiap pribadi bisa berselancar di sosial media untuk belajar
tentang sejarah adat budayanya dan adat budaya lain
tentang isi ajaran iman dan agama yang dimiliki dari orangtua
tentang berbagai ajaran dan tradisi ritual agama lain di dunia
tentang beragam pengalaman spiritual manusia
tentang temuan ilmiah akan aneka obyek realitas di alam semesta
tentang adanya fakta realita dan misteri dalam diri manusia, alam jagat semesta dan Sang Ilahi
Maka …
tabir kebohongan dan tabu sakral perlahan tersingkap
ruang kebenaran hakiki semakin terbuka lebar
relasi antara kata sakral dan fakta dalam teladan hidup semakin digugat
Langit hitam gulita tradisi terus ditelisik dan disibak
Cahaya kejujuran dan kebenaran hakiki dijaring dan ditangkap oleh para pengembara sahaja

4.

Kemajuan iptek digital dengan aneka sarana canggih
terus memberi peluang manfaat bagi yang pandai menggunakan
sekaligus bisa kejam merusak dan menghancurkan yang tak mampu berubah
Tabir kegelapan pengetahuan dan ketrampilan semakin luas dibuka bagi kehidupan
Cahaya peluang dan manfaat zaman terus bersinar gemerlap
Saatnya…
perlu kembali ke dalam diri dan harus bertanya
Apa dan siapakah diriku di tengah roda kemajuan zaman
Apakah saya menjadi bagian masalah atau berubah menjadi sumber solusi
Bagaimana seharusnya menghadapi kemajuan zaman ini
Ke manakah pilihan langkah kelana bagi hidupku
Haruskah meninggalkan cahaya Sang Ilahi
dan menjadikan Tuhan sebagai subyek penghalang serta sumber kejahatan?