Rendah Hati untuk Mengenali Kehadiran Tuhan

“Membaca tanda-tanda zaman bukan sekadar memahami yang sedang terjadi, melainkan mengenali yang Tuhan kehendaki dari kita.”

Allah yang Maha Rahim,
Engkau mengundang kami untuk melihat melampaui yang tampak di depan mata dan mengenali kehadiran serta karya-Mu dalam dunia di sekitar kami. Putra-Mu menegur orang banyak, karena mereka mampu membaca tanda-tanda alam, tapi gagal memahami tanda-tanda zaman. Mereka tidak menyadari, bahwa Allah telah hadir di tengah-tengah mereka. Betapa sering aku pun melakukan hal yang sama, mencari jawaban atas persoalan hidup, tapi luput menyadari kehadiran-Mu dalam diri orang-orang dan peristiwa yang Engkau hadirkan dalam hidupku.

Bapa, di tengah dunia yang dipenuhi suara-suara yang saling bertentangan, informasi yang menyesatkan, dan perpecahan yang semakin nyata, anugerahkanlah kami kebijaksanaan untuk membedakan yang benar dan keberanian untuk menanggapi segala sesuatu seturut Sabda-Mu. Bantulah kami menyadari, bahwa membaca tanda-tanda zaman bukan sekadar memahami yang sedang terjadi, melainkan mengenali yang Engkau kehendaki dari diri kami.

Melalui Santo Paulus, Engkau mengingatkan untuk hidup dalam kerendahan hati, kelemahlembutan, dan kesabaran, serta saling menanggung dalam kasih. Hanya ada satu tubuh, satu Roh, satu pengharapan, satu Tuhan, satu iman, satu baptisan, dan satu Allah, Bapa dari semua. Kesatuan adalah anugerah-Mu, yang telah dimungkinkan oleh kasih penyelamatan Kristus, tapi juga menjadi tanggung jawab kami untuk memeliharanya.

Bapa yang Maha Rahim, ketika aku tergoda untuk menghakimi, ajarlah aku mendengarkan. Ketika aku terluka, mampukanlah aku mengampuni. Ketika perbedaan mengancam untuk memisahkan kami, ingatkanlah aku, bahwa rahmat-Mu lebih besar daripada perselisihan kami. Semoga aku mengenali kehadiran-Mu dalam Sabda-Mu, dalam Ekaristi, dan terutama dalam diri mereka yang menderita atau tersisih.

Tuhan Yesus, bukalah mata kami agar mampu mengenali tanda-tanda kehadiran-Mu dan ubahlah hati kami agar mampu menanggapinya dengan kasih. Semoga perkataan dan tindakanku memelihara kesatuan yang telah Engkau anugerahkan kepada Gereja-Mu dan membawa damai-Mu ke dalam keluargaku serta kehidupan orang-orang di sekitarku. Amin.

HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)