Setia dalam Kasih

“Setiap tindakan belas kasih membuat hati kita semakin siap menyambut-Nya.”
Allah yang Maha Rahim,
Engkau telah mempercayakan kepada kami berbagai karunia, kesempatan, dan orang-orang yang perlu kami kasihi. Tapi terkadang kami lupa, bahwa semua anugerah itu bukan untuk disimpan bagi diri sendiri, melainkan untuk dibagikan sebagai berkat bagi sesama.
Dalam Injil, Putra-Mu mengajak kami untuk berjaga-jaga dan setia, sebab kami tidak tahu kapan Ia akan datang. Hamba yang setia tidak hanya menantikan kepulangan Tuannya, tapi juga memperhatikan mereka yang dipercayakan kepadanya.
Tuhan, ajarlah aku, bahwa kesiapsiagaan menyambut kedatangan-Mu dimulai dari cara aku menjalani hidup ini.
Melalui Santo Paulus, Engkau menyingkapkan keindahan rencana keselamatan-Mu: dalam Kristus, mereka yang dahulu terpisah kini menjadi anggota satu Tubuh dan turut menerima janji yang sama. Belas kasih-Mu melampaui segala batas, dan kasih-Mu tidak memberi tempat bagi syak wasangka. Setiap orang adalah pribadi yang ingin Engkau rangkul dalam kesatuan keluarga-Mu.
Ampunilah aku, Bapa, ketika aku mengabaikan bisikan lembut Roh Kudus, karena terlalu sibuk, nyaman, atau terlalu memikirkan diriku sendiri. Berapa kali aku menunda kunjungan, menahan kata-kata penghiburan, atau mengabaikan seseorang yang membutuhkan perhatianku?
Engkau telah membekaliku dengan yang aku butuhkan untuk melayani. Bantulah aku menggunakan waktu, talenta, dan kesempatan dengan bijaksana, bukan hanya untuk memenuhi keinginanku, melainkan untuk menghadirkan wajah Yesus yang penuh belas kasih kepada mereka yang Engkau tempatkan dalam hidupku.
Semoga aku tidak pernah lupa, bahwa persiapan terbaik untuk berjumpa dengan Putra-Mu adalah setia mengasihi-Nya, yang tampak dalam mengasihi sesama yang Engkau percayakan kepadaku. Jadikanlah hidupku persembahan kasih setiap hari sambil menantikan kedatangan-Nya.
Datanglah, Tuhan Yesus. Dalam kerahiman-Mu, dapatkanlah aku tetap setia dalam kasih. Amin.
HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.