Kerinduan Roti Hidup

Sakit berat yang berkepanjangan sering kali melahirkan ruang sunyi yang penuh kegelisahan batin. Bagi saudara-saudara kita yang terbaring lemah dan tidak lagi mampu melangkah ke Gereja, ada satu dahaga rohani yang teramat perih: kerinduan menerima Sakramen Maha Kudus. Ketika raga ini tidak lagi berdaya dan dunia mulai memudar, jiwa mereka justru menyala-nyala mencari Tubuh Kristus. Bagi jiwa yang haus ini, Ekaristi adalah satu-satunya sumber kebahagiaan sejati: sebuah gambaran Surga kecil yang membawa damai di tengah penderitaan.

Kisah iman ini adalah cermin sekaligus panggilan bagi kita semua. Di saat kita yang sehat begitu mudah mendekati Altar, ada jiwa-jiwa yang menangis rindu dalam diam. Di sinilah Gereja yang hidup diutus untuk bergerak. Melalui perpanjangan tangan Pastor, Prodiakon, dan ketulusan keluarga yang merawat, kita dipanggil untuk mengantarkan Kristus ke tempat tidur mereka yang sakit.

Jangan biarkan ada domba-Nya yang kelaparan rohani, karena dalam keterbatasan mereka, kehadiran Sakramen Maha Kudus adalah kekuatan terakhir yang memeluk erat jiwa mereka.

Berkah Dalem,
Jlitheng