Santa Perawan Maria Ratu Rosario

Sejarah mencatat, bahwa pada tahun 1571 negara-negara Eropa diserang oleh pasukan Ottoman. Walaupun tampaknya mustahil menang, karena jumlah pasukan yang lebih sedikit, tapi pada akhirnya pasukan Katolik itu menang berkat doa Rosario yang tiada henti didaraskan dari Roma sejak subuh hari. Paus Gregorius XIII kemudian menetapkan tanggal kemenangan dalam peperangan tersebut, yakni 7 Oktober, sebagai Peringatan Wajib Santa Perawan Maria, Ratu Rosario.
Dalam Injil, Yesus mengajarkan kepada para murid-Nya, termasuk kita sekalian, doa “Bapa Kami”, suatu doa yang indah dari sisi kata-katanya dan lengkap dari sisi muatan maknanya. Dalam doa ini, Yesus mengajarkan, bahwa kita harus memuji atau memuliakan Allah terlebih dahulu sebelum memohonkan berbagai kebutuhan kita kepada-Nya. Doa Bapa Kami ini juga didoakan dalam doa Rosario, setidaknya didaraskan sebanyak enam kali dalam seluruh rangkaian doa Rosario yang baku.
Marilah kita semakin rajin berdoa Rosario agar melalui perantaraan doa Bunda Maria, permohonan-permohonan kita, bahkan yang mustahil sekalipun, dikabulkan oleh Allah!
Tuhan Yesus, ajarlah kami berdoa dengan baik, bukan hanya dengan untaian kata-kata yang indah, melainkan terutama dengan iman yang utuh seperti Bunda-Mu.
Bunda Maria, Ratu Rosario, doakanlah kami. Amin.
Ziarah Batin
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.