Terlena akan Duniawi

Banyak orang merasa puas dan bangga, ketika mereka berhasil mengumpulkan banyak harta. Mereka dapat memiliki apa pun yang diinginkan dan dipamerkan kepada orang-orang di sekitarnya. Ironisnya, banyak di antara mereka yang kehilangan kesehatan dan kebahagiaannya, persis saat mereka telah berhasil meraih kekayaan itu. Rupanya, tidak sedikit orang yang bekerja terlalu keras demi mengejar materi yang berlimpah.
Dalam Injil, Tuhan Yesus hendak mengingatkan kita yang memiliki kecenderungan seperti itu. Yesus berkata, “… janganlah bersukacita, karena roh-roh itu takluk kepadamu. Tapi bersukacitalah, karena namamu terdaftar di Surga.” Dengan perkataan ini, Tuhan mengingatkan kita agar tidak bersukacita dan terlena hanya karena hal-hal yang kurang penting, yang bersifat luaran (artifisial), sehingga malah melupakan hal-hal yang lebih penting, yang bersifat esensial. Penaklukan setan memang merupakan suatu hal yang spektakuler, tapi tidak lebih menggembirakan dibandingkan dengan terdaftarnya nama kita di Surga.
Agar dapat terdaftar sebagai ‘warga Surga’, kita harus menjadi ‘orang-orang kecil’, yakni orang yang sederhana, rendah hati, taat, dan percaya pada perintah Yesus, serta selalu mengandalkan Allah. Kepada ‘orang kecil’ semacam inilah, kata Yesus, semua rahasia Ilahi akan dinyatakan atau disingkapkan kepadanya. Hanya ‘orang kecil’ semacam inilah yang juga dapat digunakan oleh Allah sebagai alat-Nya.
Marilah kita berjuang bukan untuk menjadi ‘orang kaya’, melainkan pertama-tama untuk menjadi ‘orang kecil’ yang berkenan di hadapan Allah.
“Tuhan Yesus, kuasa-Mu bekerja dengan dahsyat dalam iman para murid. Tambahkanlah iman kami agar dapat menjadi perpanjangan tangan kasih-Mu untuk melakukan hal-hal dahsyat bagi kebaikan sesama. Amin.”
Ziarah Batin
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.