Mahkluk Surgawi yang Baik

Para Malaikat pelindung kita tidak memiliki nama dan jumlahnya begitu banyak. Setiap Malaikat diutus ke setiap orang atau sekelompok orang. Malaikat ini berbeda dari Santo atau Santa pelindung setiap pengikut Kristus. Mereka adalah makhluk roh yang sejak awal mula berada di Surga, sementara Para Kudus pernah sebagai sesama manusia di dunia.
Sebagai utusan Tuhan Allah tugas utamanya ialah sebagai penolong dan pembawa pesan Tuhan. Tidak mungkin dia melawan Allah, lalu menjalankan tugas secara salah. Ia menolong agar kita selamat dan memperoleh sukacita kehidupan. Hal ini menunjukkan, bahwa Malaikat pelindung itu adalah para makhluk Surga yang baik hati dan benar dalam tindakannya.
Dalam Kitab Para Rasul (12: 11), ketika Petrus diikat dan dikurung di dalam penjara, pada malam hari Malaikat pelindung membangunkan, melepaskan ikatan, dan membawa dia ke luar penjara melewati penjagaan ketat, dan gerbang terkunci. Petrus sadar. Ia tidak bermimpi, lalu berkata: “Sungguh aku tahu, Tuhan mengirim Malaikat-Nya untuk membebaskan aku.” Daniel juga, ketika dalam kandang singa dan akan dibinasakan, Malaikat pelindungnya datang melindunginya (Dan 6: 22).
Kebaikan hati para Malaikat pelindung terungkap dalam tugas mereka untuk menolong dan membawa pesan dari Tuhan. Tugas mereka berada pada dua tingkat.
- Pertama: Tugas yang dijalankan di atas bumi ini. Kitab Keluaran menggambarkan, bagaimana umat Israel berjalan ke luar dari Mesir dan mengembara di padang gurun, Allah menempatkan seorang Malaikat untuk berjalan di depan mereka. Malaikat itu melindungi dan menuntun mereka supaya dapat sampai ke tempat yang dituju. Mereka tidak boleh melawan. Ini juga berlaku bagi kita di dunia ini, bahwa Malaikat pelindung ditempatkan Tuhan untuk menolong, menemani, dan membimbing kita.
- Kedua: Di dalam Surga Malaikat pelindung itu mengawasi dan menerangi anak-anak Tuhan yang sedang berziarah di dunia. Injil Matius menegaskan, bahwa setiap orang beriman, bahkan mereka yang terkecil dan menderita dipandang pantas oleh Malaikat pelindungnya masing-masing. Malaikat itu memandang Allah yang Maha Kuasa dan menyatakan, bahwa anak-anak Allah yang dibimbingnya adalah mereka yang dikasihi oleh Allah. Kita yang sedang berziarah di dunia ini perlu sekali memperhatikan hidup sesuai dengan kehendak Allah, karena para Malaikat pelindung kita sedang melihat kita.
“Bapa di Surga, kami berserah kepada-Mu dengan dilindungi oleh para Malaikat pelindung. Ya, Malaikat Allah, engkau yang diserahi oleh kemurahan Tuhan untuk melindungi aku, terangilah aku, bimbinglah, dan hantarlah aku ke tempat tujuan. Amin.”
(Verbum Veritatis oleh RP. Komunitas SDB-Salesians of Don Bosco)
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.