Semut

“Jalan boleh berubah, tapi fokus pada tujuan adalah api semangat yang tak pernah padam.” -Rio, Scj.

Sambil menikmati kopi pagi, terlihat puluhan ekor semut sedang membawa secuil makanan. Iseng saya tutup jalannya, tapi mereka tidak menyerah. Belok kiri, tutup lagi, belok kanan, tutup lagi. Semut semut itu tidak menyerah terus mencari celah dan jalan pulang ke sarang.

Sebuah nasihat sederhana untuk kita yang sering menyerah dan putus asa. Saat jalan tertutup, jangan menyerah, selalu ada peluang dan celah tersedia. Semut tidak sibuk bertanya, kenapa jalannya ditutup. Mereka hanya fokus lewat mana, segala cara dicoba agar sampai tujuan. Kadang kita justru sebaliknya, sekali gagal kita mulai ragu. Dua kali gagal kita mulai berpikir, mungkin keberuntungan bukan untuk kita. Tiga kali gagal angkat tangan. Padahal mungkin bukan tujuannya yang perlu kita tinggalkan, kita hanya perlu mencoba cara yang berbeda.

Satu jalan tertutup, bukan berarti semua jalan buntu. Tuhan menyediakan berjuta jalan untuk dilewati. Jadi kalau hari ini sesuatu tidak berjalan sesuai dengan rencana, jangan cepat menyerah. Ubah cara kita, cari cara lain, coba sekali lagi. Jalan boleh berubah, tapi jangan tinggalkan tujuan, yang perlu adalah mencari peluang dan jalan lain. Setiap masalah itu selalu ada solusi dan jalan ke luarnya.

Deo gratias.

Rm RP Rio, Scj