Tugas Perutusan

Yesus mengutus para murid mewartakan Injil. Mereka diminta tidak membawa apa-apa selama melaksanakan tugas perutusan itu. Tujuannya agar para murid lebih memusatkan perhatian kepada tugas pewartaan dan belajar melepaskan diri dari kecenderungan atau dorongan untuk mengutamakan kebutuhan duniawi. Dengan tidak membawa apa-apa, para murid tidak merasa beban untuk pergi diutus dan tidak merasa berat meninggalkan tempat perutusan oleh karena halangan dari harta duniawi yang mereka miliki di tempat itu. Tapi para murid diarahkan untuk mengandalkan Tuhan dalam tugas perutusan itu.
Sejak dipermandikan, umat Kristiani mempunyai tugas untuk melaksanakan misi pewartaan Sabda Allah. Setiap orang yang percaya kepada Kristus diminta untuk mengajarkan Sabda Allah melalui kata dan perbuatan.
Kitab Amsal mengatakan, bahwa harta dapat membuat kita melupakan Tuhan. Kita perlu hati-hati terhadap harta milik agar tidak menghalangi dalam mewartakan Sabda Allah. Lebih baik harta itu dijadikan sebagai pendukung dalam melaksanakan tugas pewartaan.
Semoga kita sadar akan tugas pewartaan ini dan setia melaksanakannya.
“Tuhan Yesus mampukan kami mewartakan Kerajaan Allah dan jauhkan kami dari keinginan akan harta duniawi. Amin.”
Ziarah Batin
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.