Potret Nyata Hidup Bermartabat

Meski raga tidak lagi muda dan harus bertopang pada sebatang tongkat, wanita itu menunjukkan, bahwa keterbatasan fisik bukan alasan untuk menyerah. Bagi beliau, bekerja bukan sekadar mencari materi, melainkan sebuah bentuk tanggung jawab dan ibadah untuk menjaga kehidupan dirinya serta anak yang bergantung kepadanya. Beliau memilih berjuang dengan cara yang terhormat (berjualan apa adanya) daripada meminta-minta.

Pernyataan “arti hidup baginya adalah hidup itu sendiri, untuk dijaga dan dipelihara” mengandung filosofi yang sangat dalam. Ini adalah wujud keikhlasan dan penerimaan yang aktif. Penerimaan terhadap realitas hidup, tapi tetap diiringi usaha maksimal untuk merawat kehidupan itu sendiri demi orang tersayang.

Berkah Dalem,
Jlitheng