Ketekunan untuk Setia

“Dalam tangan Tuhan, hidup kita diubah menjadi indah dan bermakna.”

Allah yang Maha Rahim,
Engkau menaburkan benih Sabda-Mu dengan murah hati ke dalam hati kami. Engkau tidak pernah menahan rahmat-Mu dari kami. Yesus mengingatkan kami, bahwa benih yang sama dapat menghasilkan buah yang berbeda, tergantung bagaimana kami menerimanya.

Kadang hati kami seperti tanah di pinggir jalan. Sabda-Mu menyentuh kami, tapi kami biarkan tidak berakar. Kadang kami seperti tanah berbatu, penuh sukacita, ketika hidup berjalan baik. Kami mudah goyah, ketika pencobaan datang. Kadang kami membiarkan duri kecemasan, kesenangan, harta, dan berbagai kesibukan memenuhi hati kami hingga Sabda-Mu tidak mendapat ruang.

Bapa, Engkau tidak pernah berhenti mengolah taman hati kami.

Ajarlah kami untuk berhenti sejenak dan sungguh mendengarkan suara-Mu. Singkirkan batu-batu yang membuat iman kami dangkal. Cabut duri-duri yang menguasai hati kami. Biarlah Sabda-Mu berakar semakin dalam melalui doa, Kitab Suci, Ekaristi Kudus, dan penyerahan diri kami setiap hari kepada-Mu.

Santo Paulus mengingatkan kami, bahwa benih yang ditanam itu bukanlah bentuk akhirnya. Demikian pula Engkau sedang mengubah hidup kami. Yang tampak lemah hari ini dapat menjadi kuat dalam rahmat-Mu. Yang fana dapat dibangkitkan menjadi bermakna, dan yang duniawi dapat Engkau ubah menjadi kehidupan baru.

Bapa, jadikanlah hati kami tanah yang baik. Berilah kami ketekunan untuk tetap setia, terutama, ketika kami belum melihat buahnya.

Biarlah Sabda-Mu berakar dalam diri kami dan menghasilkan buah melalui hidup kami: kasih, kerahiman, kesabaran, kerendahan hati, kebaikan, pengampunan, dan damai. Semoga buah yang Engkau tumbuhkan dalam diri kami menjadi berkat dan pengharapan bagi sesama.

Kami memilih percaya kepada-Mu untuk menyerahkan kecemasan, gangguan, dan keinginan untuk mengendalikan segala sesuatu. Olahlah hati kami, ya Tuhan, sampai hidup kami menghasilkan buah bagi Kerajaan-Mu.

Yesus, Engkaulah Andalanku. 
Tuhan, kasihanilah kami. Jadikanlah kami tanah yang baik bagi Sabda-Mu. Amin.

HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)