Cara Bijak Menasihati
Posted On 16 September 2026

“Banyak orang memiliki ide cemerlang dan nasihat yang bermanfaat, tapi semuanya itu tidak berguna bagi orang lain. Karena cara yang kurang baik dan tidak santunlah yang digunakan, sehingga melukai orang lain.”
Inilah juga yang dikeluhkan oleh Yesus, ketika Ia merasa heran akan tanggapan dan kritikan orang-orang terhadap cara hidup Yohanes Pembaptis dan Diri-Nya; Yohanes dianggap kerasukan setan, karena cara hidup dan makanan yang dikonsumsinya, sedangkan Yesus dianggap pelahap, hanya karena Ia makan dan minum.
Kita disadarkan, bahwa:
- Perhatikanlah cara menasihati dan menegur sesamamu sehingga tidak melukai mereka;
- Demi kebaikan dan keselamatan sesama, maka kita memiliki kewajiban moril untuk menasihati, bahkan menegur orang lain tanpa harus mempermalukan dan melukai mereka;
- Bila Anda tidak mampu melakukan teguran, karena malu dan enggan, maka bawalah mereka dalam doa-doamu, serta serahkan kepada Tuhan semua pergumulanmu.
Akhirnya, tikamilah aku dengan tombak kasihmu maka aku akan menikmati setiap tusukan yang diukir oleh ujung tombakmu pada tubuhku.
Monsignor Inno Ngutra, Pr
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.