Pembaruan oleh Salib Kristus

Hari ini seluruh Gereja merayakan pesta Salib Suci. Pesta ini mulai dirayakan di Roma sekitar akhir abad ke-7 untuk mengenang penemuan sebagian salib Yesus yang disimpan di Yerusalem di bawah kuasa orang Persia. Emperor Heraklius menemukan itu dan membawanya dari Yerusalem pada tanggal 3 Mei 629.

Apakah artinya pembaharuan oleh salib Kristus?

Tuhan Yesus datang untuk menyatukan bumi dan Surga lalu menaikkan mereka yang ada di bumi kepada kemuliaan di Surga. Ia menjelaskan ini kepada Nikodemus, salah seorang Rabi orang Yahudi, bahwa Ia adalah “Putra Manusia” diutus Bapa di Surga untuk memulihkan hubungan manusia dengan Tuhan yang telah rusak. Putra Manusia ialah Mesias dalam Perjanjian Lama yang datang dari Surga untuk membangun sebuah Kerajaan di bumi.

Berbeda dengan padangan Yahudi, Yesus justru berbicara tentang Putra Manusia harus ditinggikan. Maksudnya apa? Ia kaitkan dengan Musa yang menaikkan ular tembaga di padang gurun supaya menyembuhkan mereka yang digigit ular berbisa. Umat Israel dihukum, karena melawan Tuhan. Musa menaikkan ular tembaga pada sebuah tiang yang menyerupai tiang salib, yang dari sana orang-orang mesti kembali menaruh imannya hanya kepada Tuhan.

Kaitan ini hendak menekankan yang ingin ditunjuk oleh Yesus kepada kita, bahwa melalui hukuman mati dengan bergantung di salib di Golgota, Ia sungguh menyelamatkan kita. Tapi yang dibuat oleh Yesus jauh lebih kuat hasilnya, karena yang dilakukan oleh Musa hanya mendatangkan hasil sementara, yaitu kesembuhan orang-orang dari gigitan ular. Yang dibuat oleh Yesus ialah kematian-Nya di salib sungguh menghasilkan kemenangan sejati atas dosa, setan, dan kematian. Dengan wafat-Nya di salib, Yesus menghapus hutang dosa kita, membebaskan kita dari kesalahan dan hukuman. Kita mendapatkan hidup baru, kehidupan yang berkelimpahan di dalam Roh Kudus sampai selamanya.

Pembaruan itu berarti wafat-Nya Yesus di salib menunjukkan dan mengajarkan suatu tindakan kasih, yaitu pemberian diri-Nya secara total. Ia melakukan itu sebagai persembahan kasih-Nya kepada Bapa dan untuk penebusan dan keselamatan kita dari dosa. Pembaruan ini juga menjelaskan tentang kebangkitan badan yang mulia untuk menikmati hidup abadi dan duduk di sisi kanan Bapa untuk memerintah sampai selama-lamanya. Kini Ia di Surga untuk mengatur dan membimbing hidup kita selanjutnya di dunia ini. Kita yang hidup saat ini sungguh diberkati oleh kemenangan salib Kristus.

“Ya, Tuhan Yesus Kristus, semoga hidup kami sebagai pribadi dan jemaat senantiasa diterangi dan dikuatkan oleh misteri salib suci-Mu yang merupakan kemenangan yang mulia bagi kami. Amin.”

(Verbum Veritatis oleh RP. Komunitas SDB-Salesians of Don Bosco)