Menghasilkan Buah Kebajikan

“Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik” (Luk 6: 45a).

Apakah saya sudah menghasilkan banyak buah yang baik?

Dalam Injil, Tuhan menegaskan, bahwa hanya pohon yang baik yang menghasilkan buah yang baik. Meski terkadang pengaruh dari luar dapat membuat buah yang dihasilkan tampak kurang baik. Hakikat pohon itu tetap baik dan pada waktunya akan kembali menghasilkan buah yang lebih baik.

Demikian pula dengan perbendaharaan hati manusia. Dari dalam hati yang baik akan ke luar kebajikan-kebajikan yang baik; mencakup kebajikan intelektual, yaitu pengertian, pengetahuan, dan kearifan; kebajikan kardinal, yaitu kebijaksanaan, keadilan, keugaharian, dan keperkasaan; serta kebajikan teologal, yaitu iman, harapan, dan kasih, beserta kebajikan-kebajikan lainnya. Melalui semua itu, seseorang menghasilkan tindakan yang baik dan hidup selaras dengan kehendak Tuhan.

Orang yang hidup dalam kebajikan akan semakin dekat dengan Tuhan dan setia mengikuti kehendak-Nya dalam setiap tindakan. Tuhan mengajak kita untuk bangkit dan terus melakukan kebaikan. Perbuatan baik yang dilakukan berulang kali akan membentuk habitus kebajikan, menjadi harta rohani yang menuntun kita menuju kehidupan kekal.

Fr. Cyrilus Yulianus, CSE

Sabtu, 12 September 2026
1 Kor 10: 14-22 Mzm 116: 12-13.17-18 Luk 6: 43-49

Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com