Kita Terluka atas Izin Sendiri

“Kita terluka atas izin sendiri. Maka jangan biarkan orang lain melukai dengan kritikan yang mereka berikan dari sedikit pengetahuan dan pengenalan tentang kita.”

Bukannya orang-orang yang mengenal Yesus bangga atas yang dicapai oleh-Nya, melainkan mereka tidak percaya, bahkan menolak kehadiran-Nya sebagai akibat dari iri hati dan rasa cemburu terhadap Yesus. Kendati demikian Yesus tidak mengizinkan penolakan mereka melemahkan semangat dan misi yang sedang diemban-Nya. Ia tetap maju terus melaksanakan misi-Nya di tempat lain.

Kita disadarkan oleh Firman Tuhan untuk:

    1. Jangan izinkan kritikan orang lain melukai kita. Ingatlah, bahwa kita hanya bisa terluka atas izin kita sendiri;
    1. Tetap fokus pada cita-cita dan misi perutusan kita, serta tidak membiarkan penilaian dan kritik orang lain melemahkan semangat kita untuk menggapainya;
    1. Mampu menjadikan kritikan orang lain sebagai pendorong semangat kita, sehingga lebih giat lagi bekerja demi menggapai cita dan misi kita;
    1. Jangan jadikan sedikit pengenalan kita tentang latar belakang orang lain menjadi dasar kritikan. Sebaliknya tetaplah berpikir positif tentang mereka.

Tetaplah fokus pada misi kita, meski apa pun tantangan dan hambatan yang ditemui sepanjang perjuangan kita.

Monsignor Inno Ngutra, Pr