Jangan hanya Melihat Pemberian Tuhan, tapi Lihatlah Sang Pemberi

“Tuhan, bukalah mataku untuk melihat-Mu dalam segala sesuatu, dan bukalah hatiku untuk mencintai-Mu di atas segala sesuatu.”
Allah yang Maha Rahim,
Dalam Injil, seorang pemuda kaya datang kepada Yesus dengan pertanyaan yang sangat indah: “Guru, perbuatan baik apakah yang harus kulakukan untuk memperoleh hidup kekal?”
Ia sudah menaati perintah-Mu. Ia hidup baik dan terhormat. Tapi di dalam hatinya masih ada rasa haus akan sesuatu yang lebih.
Bapa, bukankah sering kali aku juga seperti dia? Aku mencari banyak hal yang baik: kesehatan, keamanan, keluarga, pekerjaan, kenyamanan, keberhasilan, bahkan kesempatan untuk berbuat baik. Semua itu adalah karunia-Mu. Tapi kadang aku begitu sibuk mengejar karunia, sehingga lupa melihat Sang Pemberi.
Ketika pemuda itu bertanya, “Apa lagi yang masih kurang?” mungkin pertanyaan yang lebih dalam adalah: “Siapa yang masih kurang dalam hidupku?”
Yesus berada di hadapannya. Tuhan Yesus, Engkau memandang dan mengasihinya. Engkau juga memandangku dengan kasih. Engkau tahu yang memenuhi hatiku dan yang masih kupegang terlalu erat.
Ajarlah aku untuk tidak hanya melihat yang terjadi, tapi melihat Engkau di dalam segala sesuatu. Dalam keluargaku, biarlah aku melihat kasih-Mu. Dalam pekerjaanku, biarlah aku melihat panggilan-Mu. Dalam orang yang menyenangkan maupun yang sulit bagiku, biarlah aku melihat kesempatan untuk mengasihi-Mu. Dalam berkat, biarlah aku melihat kemurahan-Mu. Dalam kesulitan, biarlah aku menemukan kehadiran-Mu. Dalam sesuatu yang harus kulepaskan, biarlah aku menemukan kebebasan untuk semakin dekat kepada-Mu.
Bapa, jangan biarkan sesuatu yang baik itu jadi penghalang antara aku dan Engkau. Semoga aku dapat menggunakan segala sesuatu itu tanpa jadi miliknya. Aku dapat mencintai segala sesuatu tanpa menggantikan Engkau dengan sesuatu yang kucintai itu. Karena sejatinya yang paling aku butuhkan itu bukan lebih banyak hal, melainkan lebih banyak Engkau.
Tuhan, ajarlah kami melihat-Mu dalam segala sesuatu dan mencintai-Mu di atas segala sesuatu.
Semoga setiap kebaikan yang kutemui jadi jendela yang membawaku melihat kebaikan-Mu.
Yesus, Engkaulah hartaku yang sejati. Amin.
HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.