Memotivasi dan Menginspirasi

“Melayani dengan hati agar hidup ini berwarna dan bermakna.” -Mas Redjo

Jujur, untuk memaknai hidup ini kita tidak harus melakukan perbuatan besar, hebat, dan spektakuler. Kita dapat melakukan hal-hal kecil dan sederhana, tapi dengan hati yang tulus serta ikhlas.

Orientasi itu yang saya jalani untuk disyukuri dan dinikmati. Saya ingin meneruskan hal-hal baik dan positif dengan harapan dapat memotivasi dan menginspirasi diri sendiri dan orang lain.

Bersyukur, saya mempunyai grup WA yang beberapa anggotanya itu rohaniwan/rohaniwati yang gemar menulis. Atas seizin beliau, saya meneruskan dan berbagi tulisan yang inspiratif itu.

Alasan saya memilih tulisan yang memotivasi dan menginspirasi itu adalah, saya ingin membangun fondasi keimanan dengan hal-hal baik dan positif. Saya tidak sekadar berteori, tapi menghidupinya dengan kasih.

Semula saya bekerja didasari demi pencapaian target dan hasil materi. Berbeda jauh, ibarat bumi dan langit dengan moral kerohanian yang sedang tekuni. Kini, hidup saya serasa tenang, damai, dan bahagia.

Pengalaman iman dikasihi Tuhan sungguh menempa hati saya untuk teguh berkomitmen dan konsisten dalam berbagi serta meneruskan tulisan-tulisan inspiratif itu. Tidak didasari kuantitas dan pencapaian pembacanya, tapi didasari kasih nan tulus.

Hati saya dijamah oleh Firman-Nya: “Ada sukacita besar di Surga dan di hadapan para Malaikat Allah, ketika seorang berdosa itu berbalik dari jalannya dan bertobat” (Luk 15: 10).

Sejatinya pendosa yang bertobat itu di antaranya adalah saya. Jika semula orientasi hidup saya demi materi, pengakuan, dan validasi. Kini, karena baptisan, saya diutus Tuhan untuk menghasilkan banyak buah. Hidup yang berkenan bagi kemuliaan-Nya.

Terpujilah Tuhan!
Mas Redjo