Rintihan Ibu Pertiwi

Mosaik Serpihan Kelana -11
Pemburu Jejak Angin
Simply da Flores



Wahai, putra-putri bangsa Indonesia
Bersyukurlah kepada Sang Ilahi
Yang menganugerahkan bangsa dan tanah air ini
Yang memberikan berkah kemerdekaan sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia
Dirgahayu HUT Proklamasi NKRI ke 81

Kalian adalah para pewaris bangsa dan Negara Indonesia tercinta
Bangkitlah berdiri tegak
Jaga dan rawat pribadimu dengan cinta dan doamu
Belajarlah jadi pribadi yang utuh jiwa raga
Bangunlah jiwamu, bangunlah ragamu
Untuk masa depan ceria dan Indonesia jaya
Lawan segala bentuk pengkhianatan bangsa dan negara ini
dengan teguh doa imanmu dan tekad amal cintamu


Wahai, generasi pewaris NKRI
Kepakkan sayapmu sebagai patriot muda Garuda Pancasila
yang ilhamnya diwahyukan di Ende Lio – Nusa Nipa
bagi bangsa dan negara
bagi dunia dan umat manusia

Hari-hari ini galau kelabu
ketika 80 tahun perjalanan NKRI
diwarnai noda dan kotoran menjijikkan
pada nilai luhur Pancasila
Ada banyak pengkhianat bangsa
yang telah merusak harkat bangsa dan NKRI
Pancasila jadi Panca Gila, yakni

  • Keuangan yang maha Esa
  • Kemanusiaan yang batil dan biadab
  • Persatuan pejabat koruptor, politisi busuk dan pebisnis rakus tamak
  • Kerakyatan yang dipimpin oleh kerakusan kuasa, sumpah janji palsu dan aneka kejahatan
  • Lara derita bangsa dan nasib galau bagi seluruh rakyat Indonesia


Wahai generasi muda harapan bangsa
Bangkit dan satukan tekad pribadimu
Kibarkan merah putih dalam pribadimu
Merah, karena benar dan baik
Putih jiwamu, karena suci bermartabat

Bendera merah putih masih dikibarkan
Tetapi makna artinya semakin pudar
Kerakusan, nafsu dan kebodohan
telah memudarkan harkat martabat bangsa
Darah perjuangan para pahlawan semakin dilupakan
Kekayaan tanah air terus dicuri demi kenikmatan pribadi dan kelompok
Cita-cita Proklamasi sepertinya diabaikan dengan korupsi yang menggurita


Wahai, anak-anak negeri
Kalian adalah pemilik bangsa
berbangga dan siapkan pribadimu
Kalian adalah pewaris NKRI tercinta
Siapkan dirimu jadi patriot bangsa
dengan giat belajar, teguh berdoa dan tekad cintamu
Masa depan bangsa dan negara ini ada di tanganmu

Dengarlah anak-anakku
Ibumu sedang sakit parah
dengan luka bernanah sekuyur tubuh
Akibat kerakusan dan kebrutalan hawa nafsu segelintir orang
Rambutku dan bulu tubuhku dicukur gundul
Badanku penuh luka bernanah disiksa
Perutku dikorek alat berat tambang untuk menyedot darah dan isi dagingku
Hanya kalian generasi muda yang kuharrap
akan bisa mengobati jiwa ragaku
Jika kalian masih mencintai bangsa dan tanah air NKRI