Tenanglah, Jangan Takut!

Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: “Tenanglah! Aku ini, jangan takut!” (Mat 14: 27).
Pernahkah dalam kehidupan sehari-hari kita merasa sangat takut tertekan oleh keadaan atau cemas akan masa depan yang belum pasti? Kalau boleh jujur, kita sepakat menjawab, “Ya, pernah.” Yang menentukan adalah respons kita terhadap rasa takut itu. Ada yang memberontak, marah, bahkan mengutuki keadaan; ada pula yang tetap tenang. Respons kita mencerminkan siapa diri kita dan apa yang jadi ‘pegangan’ kita.
Dalam Injil Matius, para murid Yesus begitu ketakutan, karena perahu mereka terombang-ambing diterpa angin kencang dan mereka mengira Yesus adalah hantu. Melihat hal itu, Tuhan menyapa dengan lembut, tapi tegas: “Tenanglah! Ini Aku, jangan takut!”
‘Tenanglah’ adalah perintah untuk percaya, tidak bertindak gegabah atau ceroboh, karena prasangka. “Ini Aku, jangan takut!” adalah undangan untuk kembali memandang Tuhan, menyadari penyertaan-Nya yang sempurna, dan menghadapi segala ketakutan yang menjauhkan kita dari-Nya.
Sapaan yang sama juga Tuhan tujukan kepada kita hari ini: “Tenanglah! Ini Aku, jangan takut!”
Fr. Felix Joseph, CSE
Senin 03 Agu 2026
Yer 28: 1-17 Mzm 119: 29.43.79-80.95.102; Mat 14: 22-36
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.