Tuhan Selalu Dekat

“Kerajaan Allah tidak selalu bertumbuh melalui hal-hal besar, tapi melalui hati yang tetap melekat kepada Tuhan dan setia dalam perkara-perkara kecil.”

Allah yang Maha Rahim, Engkau mengajarkanku, bahwa karya-Mu yang terbesar sering kali dimulai dari sesuatu yang sangat kecil. Biji sesawi hampir tidak terlihat. Ragi pun hanya sedikit. Di tangan-Mu, semuanya itu mampu mengubah kehidupan.

Engkau meminta Yeremia mengenakan ikat pinggang linen sebagai lambang betapa dekatnya Engkau ingin umat-Mu hidup bersama-Mu. Engkau rindu agar kami jadi umat-Mu, kemuliaan-Mu, dan sukacita-Mu. Ketika kami menjauh, kami kehilangan keindahan panggilan yang telah Engkau berikan.

Bapa, jangan biarkan hatiku perlahan-lahan menjauh dari-Mu. Jagalah aku dari kesombongan, kenyamanan, dan kesibukan yang membuatku lupa akan kasih-Mu. Ajarlah aku untuk setia dalam hal-hal kecil, karena setiap doa yang tulus, setiap tindakan kasih yang tersembunyi, dan setiap pengorbanan yang dipersembahkan dengan cinta adalah benih Kerajaan-Mu yang sedang bertumbuh.

Yesus, Engkau tidak pernah meremehkan awal yang kecil. Engkau memilih para nelayan sederhana, kehidupan tersembunyi di Nazaret, bahkan roti dan anggur yang sederhana untuk menghadirkan keselamatan bagi dunia. Tinggallah di dalamku. Biarlah belas kasih-Mu bekerja seperti ragi yang mengubah seluruh adonan, sehingga dari pikiran, perkataan, keluarga, pekerjaanku, dan setiap orang yang kutemui semakin dipenuhi kasih-Mu.

Semoga hidupku jadi tempat orang lain menemukan pengharapan, damai, dan kasih-Mu. Bukan supaya aku dipuji, melainkan supaya nama-Mu semakin dimuliakan. Pakailah hidupku, sekecil apa pun yang kumiliki, agar Kerajaan-Mu terus bertumbuh melalui diriku.

Bapa, mampukan aku tetap melekat pada-Mu, sebab hati yang tinggal dekat dengan-Mu akan jadi benih kecil yang Engkau pakai untuk mengubah dunia.
Demi Kristus Tuhan kami. Amin.

HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)