Jadilah Saksi Belas Kasih Allah

“Orang kudus itu bukan mereka yang tidak pernah salah, tapi yang membiarkan Yesus mengubah ambisi mereka jadi kasih.”

Allah yang Maha Rahim, Gereja merayakan Santo Yakobus, seorang Rasul yang mengingatkan kami, bahwa orang kudus itu bukan mereka yang tidak pernah jatuh, melainkan mereka yang membiarkan rahmat-Mu mengubah setiap kegagalan jadi jalan menuju kekudusan.

Dalam Injil, Ibunya Yakobus dan Yohanes, meminta tempat kehormatan di sisi Yesus. Mereka menginginkan mahkota sebelum memahami salib. Mereka mengejar kebesaran menurut ukuran dunia, tapi Yesus menunjukkan, bahwa kebesaran sejati lahir dari hati yang melayani.

Bapa, Yakobus tidak selamanya jadi ‘Anak Guruh’ yang penuh ambisi. Murid yang pernah ingin menurunkan api dari langit kepada orang Samaria, dan yang pernah mencari kedudukan tertinggi, akhirnya diubah oleh Roh Kudus jadi pewarta Injil yang rendah hati dan penuh keberanian. Ia bahkan jadi Rasul pertama yang menyerahkan nyawanya demi Kristus.

Engkau juga mengingatkan kami, bahwa harta yang begitu agung disimpan dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kuasa itu berasal dari-Mu, bukan dari kami. Yakobus belajar, bahwa kekuatan sejati bukan berasal dari dirinya, melainkan dari Kristus yang hidup di dalam dirinya.

Bapa, sering kali aku masih mencari penghargaan lebih daripada kesetiaan, pengakuan lebih daripada ketaatan, dan kehormatan lebih daripada pelayanan. Namun Engkau tidak pernah menyerah membentukku. Dengan sabar Engkau mengubah kelemahanku jadi kesempatan untuk bertumbuh dalam kerendahan hati.

Ajarlah aku untuk tidak putus asa, karena kegagalanku. Setiap jatuh membuatku makin dekat kepada-Mu, mengandalkan rahmat-Mu, dan makin siap melakukan kehendak-Mu.

Seperti Santo Yakobus, mampukan aku memikul salibku dengan sukacita, melayani tanpa mencari balasan, mengasihi tanpa menghitung pengorbanan, dan mewartakan Kristus dengan berani. Semoga seluruh hidupku tidak memuliakan diriku sendiri, tapi hanya memuliakan Yesus.

Yesus, Engkaulah Andalanku. Amin.

HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)