Sabda Tuhan yang Hidup

“Sabda Tuhan selalu baik. Yang perlu diubahkan adalah hati yang menerimanya.”

Allah yang Maha Rahim, Yesus menjelaskan, bahwa benih yang ditaburkan selalu baik, karena itulah Sabda-Mu yang hidup. Yang menentukan hasilnya bukan benihnya, melainkan keadaan hati yang menerimanya.

Sering kali hatiku jadi seperti jalan yang keras, sehingga Sabda-Mu tidak sungguh kumengerti. Kadang seperti tanah berbatu, mudah bersemangat, tapi cepat menyerah, ketika kesulitan datang. Atau seperti semak berduri, dipenuhi kekhawatiran, kesibukan, dan keinginan duniawi hingga Sabda-Mu tidak menghasilkan buah.

Melalui Nabi Yeremia, Engkau tidak menghukum anak-anak-Mu yang tersesat. Dengan penuh kasih Engkau memanggil kami untuk kembali kepada-Mu. Engkau berjanji memberikan Gembala-gembala yang akan menuntun kami dengan pengetahuan dan kebijaksanaan. Engkau sendiri mengumpulkan umat-Mu, mengubah dukacita jadi sukacita, dan memenuhi hati yang kosong dengan pengharapan.

Terima kasih, Bapa, karena Yesus adalah Gembala Baik sekaligus Penabur Ilahi. Ia tidak pernah lelah menaburkan Sabda-Mu ke dalam hidupku. Melalui salib-Nya, Ia mencabut batu dosa, membersihkan duri ketakutan dan kelekatan, lalu dengan sabar mengolah tanah hatiku melalui doa, Kitab Suci, rahmat-Mu, dan terutama Ekaristi Kudus.

Bentuklah aku jadi tanah yang subur. Berilah aku hati yang mau belajar memahami iman, tekun bertahan dalam pencobaan, dan bijaksana menempatkan Engkau sebagai prioritas utama. Biarlah hidupku menghasilkan buah yang berlimpah, bukan demi kemuliaanku, melainkan demi kemuliaan-Mu.

Persiapkanlah aku untuk menyambut Yesus dalam Ekaristi. Semoga Sabda yang aku dengar jadi hidup dalam diriku, dan Tubuh Kristus yang kuterima mengubahku jadi saksi kasih dan kerahiman-Mu bagi setiap orang yang kujumpai.

Yesus, Penabur Ilahi, teruslah mengolah tanah hatiku hingga hidupku menghasilkan buah bagi Kerajaan-Mu.

Yesus, Engkaulah Andalanku. Amin.

HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)