Mendengar dengan Hati

“Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar” (Mat 13: 16).
Dalam Injil, kita diingatkan, bahwa salah satu anugerah terbesar yang dapat kita miliki adalah kemampuan untuk melihat dan mendengar. Dengan melihat, kita dapat belajar; dengan mendengar, kita dapat memahami. Tapi pada kenyataannya, kita sering kali melihat, tapi tidak peduli; dan mendengar, tapi tidak memahami. Kita mengetahui mana yang baik, tapi mengabaikannya, karena sudah terlanjur merasa nyaman. Kita kerap mendengar nasihat yang baik, tapi tidak sungguh-sungguh mendengarkannya.
Yesus mengingatkan kita, bahwa yang terpenting bukan sekadar mendengar, melainkan juga membuka hati dan melaksanakannya. Mendengarkan berarti dengan rendah hati mengakui, bahwa kita membutuhkan petunjuk dari Tuhan. Ketika kita mendengar dengan hati, kita akan lebih peka dalam memahami kebenaran dan siap melakukan kebaikan sesuai dengan kehendak Tuhan.
Tuhan, bukalah mata dan telinga kami agar sungguh-sungguh melihat dan mendengar. Semoga kami tidak hanya jadi pendengar firman-Mu, tapi juga pelaku firman-Mu. Ajarilah kami untuk lebih peka terhadap kebaikan dan setia melakukan kehendak-Mu. Amin.
Titien
Kamis, 23 Juli 2026
Yer 2: 1-3.7-8.12-13 Mzm 36: 6-11 Mat 13: 10-17
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.